Apa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?

Bupati Non-aktif Pekalongan Fadia Arafiq saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8/2026
Bupati Non-aktif Pekalongan Fadia Arafiq saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/I.C. Senjaya)
0 Komentar

Dalam persidangan ini, Fadia juga menyebut memiliki usaha showroom mobil yang tersebar di beberapa daerah dengan nama Fadia Mobilindo.

“Showroom-showroom mobil saya, di Depok saya punya, di Jakarta saya punya, Cimanggis saya punya, di Pekalongan saya juga ada showroom. Showroom mobil semua,” kata Fadia.

Lima saksi meringankan terdakwa beranjak meninggalkan ruangan usai memberikan keterangan dalam sidang perkara korupsi Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan nonaktif, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (3/9/2026). FOTO/Baihaqi Annizar

Baca Juga:Heboh Video Budi Arie Bicara Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, Projo Buka SuaraSiapa Norman Arie Prayogo? Profil Warek III Unsoed yang Turut Diamankan KPK

Bisnis keluarga lainnya bergerak di bidang material bangunan. Antonio Yudistira, marketing material, mengatakan usaha tersebut melayani penjualan grosir dan distributor di wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang.

“Omzet per bulan kurang lebih Rp2 miliar, pertahun kurang lebih Rp20 miliar,” ujar Antonio saat menjadi saksi meringankan di pengadilan.

Fadia juga memiliki usaha kolam renang The Kampung. Amelia Ika Putri, petugas loket, mengatakan tempat tersebut memiliki empat kolam dan ramai dikunjungi, terutama saat libur dan Lebaran.

“Per bulan bisa Rp30-40 juta. Kalau setahun bisa Rp1-2 miliar,” kata Amelia di persidangan kasus bosnya, Fadia.

Selain itu, keluarga Fadia juga memiliki usaha di bidang hiburan. Bisnis ini berkaitan dengan aktivitas Fadia dan suaminya sebagai penyanyi dangdut serta pekerjaan hiburan yang sudah dijalankan sejak sebelum Fadia menjadi bupati.

Dalam persidangan, Titut Dwi Hartini, yang pernah menjadi manajer pribadi Fadia dan Ashraff mengatakan nilai kontrak untuk sejumlah acara off-air disebut bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Untuk satu kali tampil, tarifnya bisa mencapai Rp50 juta hingga Rp100 juta. Bahkan, menurut Titut, ada pekerjaan hiburan tertentu yang nilainya bisa mencapai sekitar Rp1 miliar.

Harta Fadia Capai Puluhan Miliar

Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Untuk memperkuat penjelasan soal kekayaannya, Fadia meminta Tri Awal Tantio menganalisis kondisi keuangan keluarganya. Tri merupakan konsultan keuangan yang mulai mengompilasi rekening keluarga Fadia sejak 2020.

Tri mengatakan data yang dianalisis berasal dari sejumlah rekening di perbankan. Namun, tidak seluruh rekening keluarga Fadia berhasil diperoleh sehingga analisis tersebut tidak mencakup seluruh rekening.

0 Komentar