Siapa Norman Arie Prayogo? Profil Warek III Unsoed yang Turut Diamankan KPK

Wakil Rektor Unsoed Norman Arie Prayogo kena OTT KPK (Foto: Tutur/Unsoed)
Wakil Rektor Unsoed Norman Arie Prayogo kena OTT KPK (Foto: Tutur/Unsoed)
0 Komentar

NAMA Wakil Rektor III Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Norman Arie Prayogo, tengah menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran.

Norman ditetapkan sebagai tersangka bersama Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq. Penetapan tersebut dilakukan setelah keduanya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang yang diduga berkaitan dengan praktik suap senilai ratusan juta rupiah.

Selain Akhmad Sodiq dan Norman Arie Prayogo, KPK menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto serta tiga pihak swasta, yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

“Berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan enam orang tersangka,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (21/8/2026) malam.

Profil Norman

Norman memiliki nama lengkap dan gelar Prof. Dr. Ir. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si., IPU. Berdasarkan informasi dari situs resmi Unsoed, ia telah menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sejak 2022.

Norman menempuh pendidikan sarjana dan magister di Universitas Jenderal Soedirman. Ia meraih gelar S1 di bidang Manajemen Sumberdaya Perairan dan melanjutkan pendidikan S2 di bidang Biologi. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil bidang Bioteknologi.

Dilansir dari Antara, Norman lahir di Banyumas pada 7 September 1982. Ia merupakan lulusan SMU Negeri 1 Purwokerto dan diterima di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsoed melalui jalur UMPTN pada 2000.

Semasa menjadi mahasiswa, Norman aktif dalam berbagai organisasi dan turut mendirikan Himpunan Mahasiswa Perikanan (HMP). Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya pada Desember 2004, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Unsoed dan lulus dengan predikat cum laude pada 2008.

Perjalanan akademiknya berlanjut ketika Norman terpilih sebagai salah satu dari lima penerima beasiswa di bidang bioteknologi dan kedokteran untuk menempuh pendidikan doktoral di UGM. Beasiswa tersebut diberikan melalui Presiden ke-3 RI, BJ Habibie.

0 Komentar