OPERASI pencarian dan pertolongan korban tenggelamnya KMP Virgo Transport-8 resmi diperpanjang untuk kedua kalinya selama tujuh hari ke depan. Keputusan ini diambil mengingat operasi telah memasuki hari ke-14 dan masih ada puluhan korban yang belum ditemukan.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi berkala setiap tiga hari guna memantau efektivitas dan perkembangan di lapangan selama masa perpanjangan ini.
“Terkait pelaksanaan operasi yang sudah memasuki hari ke-14 dan telah dilakukan perpanjangan pertama, kami putuskan mungkin akan kami perpanjang lagi sampai dengan 7 hari ke depan,” ujar Bramantyo dalam konferensi pers di Posko Banjarmasin, Sabtu (26/9/2026).
Rotasi Armada dan Pengerahan 62 Penyelam
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
Sebagai bagian dari strategi optimalisasi pencarian, Basarnas melakukan rotasi armada kapal di area pencarian utama (ring satu). Kapal negara KN SAR Pacitan ditarik dari lokasi dan digantikan oleh KN SAR Purworejo yang baru saja didatangkan langsung dari Tanjung Pinang.
Selain itu, kekuatan personel bawah air juga dimaksimalkan. Total sebanyak 62 penyelam profesional disiagakan di lokasi kejadian, yang terdiri dari 43 personel penyelam Basarnas serta 19 penyelam andal dari TNI Angkatan Laut.
Berdasarkan data manifes terbaru, dari total 243 orang yang tercatat berada di atas kapal saat insiden terjadi, sebanyak 172 korban telah berhasil ditemukan dengan rincian 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia. Sementara itu, tim SAR gabungan masih terus bekerja keras untuk mencari 71 korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian.
