Kemenimipas Temukan Sejumlah Perbedaan Temuan Lapas Cibinong, Periksa Puluhan Pegawai dan Napi

Tampilan salah satu ruangan di fasilitas mewah Lapas kelas IIA Cibinong Jawa Barat. (Istimewa)
Tampilan salah satu ruangan di fasilitas mewah Lapas kelas IIA Cibinong Jawa Barat. (Istimewa)
0 Komentar

KEMENTERIAN Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menemukan sejumlah perbedaan signifikan antara kondisi riil di lapangan dengan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya diungkap oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor. Temuan ini kini menjadi fokus utama tim investigasi internal kementerian.

Inspektur Jenderal Kemenimipas, Komjen Pol. Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung turun tangan memimpin peninjauan fisik guna mencocokkan setiap titik lokasi yang sempat disorot oleh lembaga pengawas pelayanan publik tersebut.

“Saya secara langsung memimpin untuk berkeliling melihat secara langsung tempat-tempat yang dikunjungi oleh teman-teman dari Ombudsman. Saya enggak mau hanya dengar ceritanya, tapi kita melakukan cek langsung dan semua pintu saya bukain satu per satu,” ujar Rudi kepada awak media di Lapas Cibinong, Sabtu (26/9/2026).

Telusuri Titik Pembuangan Sampah hingga Guest House

Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG

Dalam peninjauannya, Rudi mengecek langsung area penampungan sampah yang sempat dinarasikan dalam temuan Ombudsman sebagai lokasi yang berpotensi menjadi celah pelarian. Berdasarkan pengecekan fisik, area tersebut ternyata merupakan kontainer yang difungsikan sebagai sarana asimilasi dan edukasi bagi warga binaan.

Selain itu, peninjauan juga mencakup area guest house serta blok-blok hunian napi untuk melihat situasi riil di dalam lapas. Dari hasil penyisiran tersebut, Rudi menegaskan adanya ketidaksesuaian antara kondisi yang ia saksikan langsung dengan visual maupun narasi yang dipublikasikan ke publik.

“Bisa saya sampaikan bahwa apa yang saya lihat dengan apa yang dipublikasi atau yang ditayangkan teman-teman ORI, ada beberapa perbedaan. Dan ini menjadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa,” tegasnya.

Pihaknya memastikan akan mendalami temuan perbedaan tersebut untuk mengetahui apakah terjadi pergeseran fasilitas atau perubahan situasi setelah sidak dilakukan.

Periksa Puluhan Warga Binaan dan Pegawai Lapas

Sebagai tindak lanjut atas instruksi Menteri, Kemenimipas bergerak cepat menggelar pemeriksaan maraton terhadap puluhan orang, baik dari unsur narapidana maupun internal pegawai lapas.

Terhitung sejak Jumat (25/9) hingga Sabtu (26/9), tim pemeriksa telah meminta keterangan dari 52 orang warga binaan. Tidak hanya itu, pemeriksaan lanjutan juga dijadwalkan untuk memintai keterangan dari sekitar 50 hingga 54 pegawai Lapas Cibinong guna mengusut tuntas polemik fasilitas istimewa dan dugaan pelanggaran prosedur di dalam lapas.

0 Komentar