Koran Zionis Sebut Pangeran MBS Minta Bantuan Tel Aviv Melawan Kelompok Houthi Yaman

Putra Mahkota Mohammed bin Salman (Getty Images/Anadolu Agency)
Putra Mahkota Mohammed bin Salman (Getty Images/Anadolu Agency)
0 Komentar

SEBUAH laporan dari surat kabar Zionis, Israel Hayom, pada hari Minggu menyebutkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) telah meminta bantuan kepada negara-negara kawasan Timur Tengah, dan secara tidak langsung kepada Israel, terkait perang antara kerajaan tersebut melawan kelompok Houthi Yaman.

Sumber-sumber diplomatik yang dikutip dalam laporan itu menyatakan bahwa pendekatan terhadap Israel dilakukan melalui Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM dan mencakup permintaan dukungan intelijen serta bantuan lainnya, dengan tujuan mencegah penutupan Selat Bab al-Mandeb.

Seorang pejabat, yang dikutip Israel Hayom tanpa disebut identitas dan asal negaranya, mengatakan bahwa serangan udara AS dapat dilakukan jika Houthi menempatkan radar dan peluncur rudal di posisi yang telah mereka kuasai.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

“Syarat untuk melakukan itu adalah jika radar dan peluncur rudal ditempatkan di posisi-posisi yang telah direbut tersebut,” katanya.

Pihak Kerajaan Arab Saudi belum berkometar atas laporan tentang upaya Pangeran Mohammed bin Salman meminta bantuan Israel.

Sebelumnya, laporan media AS; Axios, menyebutkan bahwa Pangeran Mohammed bin Salman meminta bantuan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang kelompok Houthi. Penguasa de facto Arab Saudi itu bahkan disebut menelepon Trump hingga dua kali. Namun, menurut laporan itu, Trump menolak permintaan Arab Saudi.

Laporan tentang permintaan bantuan oleh Arab Saudi ini muncul di tengah langkah kelompok Houthi yang memperluas jangkauan serangan rudal mereka hingga jauh ke dalam wilayah Kerajaan Saudi.

Otoritas Arab Saudi menyatakan bahwa sebuah proyektil Houthi merusak masjid di wilayah Jazan dan melukai dua orang. Selain itu, badan Pertahanan Sipil Saudi sempat mengeluarkan peringatan bagi penduduk kegubernuran Khamis Mushait sebelum akhirnya mencabutnya.

Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, sebelumnya mengatakan bahwa serangan Houthi terhadap lokasi sipil dan ekonomi di Abha, Khamis Mushait, Jizan, dan Najran telah melukai sedikitnya 73 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Pihak militer Houthi menyatakan serangan tersebut merupakan balasan atas lebih dari 100 serangan udara Saudi di Yaman selama tiga hari, serta mengeklaim telah meluncurkan puluhan rudal balistik dan pesawat nirawak.

0 Komentar