Dari Grup WhatsApp hingga Kamboja, Modus Leny Agustya Admin Judol Terbongkar

Leny Agustya, buronan yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice. Foto/www.interpol.int/
Leny Agustya, buronan yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice. (Foto/www.interpol.int/)
0 Komentar

Akan tetapi, grup tersebut hanyalah kedok. Sebenarnya, para peserta grup adalah korban yang akan dipekerjakan Leny sebagai admin judol di Kamboja.

Dari penyelidikan grup WhatsApp, polisi lalu mengungkap modus operandi Leny ketika menyelundupkan WNI ke Kamboja. Sebagaimana alibi yang sejak awal dibangun, para korban memang diterbangkan ke Malaysia dengan visa liburan selama empat hari.

Penerbangan dari Indonesia ke Malaysia itu merupakan tahap pertama dalam rute penyelundupan yang dibuat Leny. Para korban diterbangkan ke Kuala Lumpur dengan dokumen dan bukti yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

Alibi yang dibuat Leny juga berjenjang. Tak hanya menyediakan tiket perjalanan dari Indonesia ke Malaysia, Leny juga memiliki bukti pemesanan kamar hotel untuk empat hari, juga tiket kepulangan dari Kuala Lumpur ke Bali. Hal ini disiapkan untuk mengelabui otoritas imigrasi dan meyakinkan mereka bahwa para korban merupakan kelompok wisatawan.

Begitu sampai di Malaysia, penyelundupan tahap kedua dilakukan. Para korban yang telah berada di Kuala Lumpur diterbangkan sekali lagi ke Phnom Penh, Kamboja. Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Phnom-Penh ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Sesampainya di Phnom-Penh, para korban akan diarahkan menuju fasilitas milik sindikat judi online. Di sana mereka akan dipekerjakan sebagai admin atau operator scam center.

Menurut keterangan Divhubinter Polri, skema yang disiapkan Leny untuk mengelabui radar pihak berwenang ini juga melibatkan upaya suap. Ia diduga telah berupaya untuk menyuap petugas imigrasi dan menyewa pengawal bayaran untuk meloloskan pemeriksaan para korban.

0 Komentar