PEMERINTAH Kota Bandung kembali menggairahkan ruang publik melalui pembukaan kembali program Car Free Day (CFD) di Jalan Ir. H. Juanda (Dago) dan Jalan Buahbatu, serta kawasan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) pada Minggu (4/10/2026).
Sebelumnya, program bebas kendaraan ini sempat dihentikan sementara waktu menyusul langkah Pemkot Bandung melakukan evaluasi tata kelola anggaran menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp2,7 miliar terkait pembayaran personel non-ASN Dinas Perhubungan tanpa kontrak dan dasar hukum yang jelas.
Kembalinya program ini langsung disambut antusias oleh warga yang memanfaatkannya untuk berolahraga, berjalan kaki, bersepeda, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga sejak pukul 06.00 WIB.
Wajah Baru CFD Dago dan Respons Warga
Baca Juga:Terungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan IjazahSiapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM
Suasana di kawasan Dago tampak lebih tertata dan kondusif berkat penataan zona yang dikoordinasikan oleh Pemkot Bandung, mulai dari sterilisasi aktivitas komersial di jalur utama hingga pemisahan tegas antara lajur pejalan kaki dan pesepeda.
Salah seorang warga, Refa, mengaku senang dengan diaktifkannya kembali CFD Dago yang sebelumnya vakum sejak awal Agustus lalu. “Sudah lama libur, sekarang baru dibuka lagi. Mungkin karena baru dibuka, jadi masih belum terlalu ramai,” ujarnya.
Sementara itu, di kawasan CFD Buahbatu, pengunjung bernama Mardi berharap pemerintah daerah dapat mengakomodasi para pedagang untuk berjualan kembali seperti sedia kala, sehingga masyarakat dapat menikmati kuliner sembari menikmati suasana hari tanpa kendaraan.
Di sisi lain, antusiasme tinggi juga terlihat di kawasan Braga Beken. Wisatawan dan warga menyambut positif kebijakan ini karena menambah kenyamanan pejalan kaki. Kendati demikian, warga seperti Nuri memberikan catatan khusus agar penataan fasilitas pendukung, khususnya pengelolaan lahan parkir di sekitar kawasan, dapat terus dibenahi agar tidak sembarangan.
