MAHKAMAH Konstitusi (MK) mendalami Certificate of Attendance atau persentase kehadiran dan transkip nilai yang disebut diserahkan Gibran Rakabuming Raka saat mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Presiden 2024-2029.
Anggota tim penilai dan verifikasi dokumen pendidikan Gibran di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Taufiq Damarjati, mengatakan pihaknya hanya menerima Certificate of Attendance Gibran dari UTS Insearch yang sekarang bernama UTS College di Sydney, Australia.
“Ini berkaitan dengan dokumen-dokumen yang dari Insearch itu, apa saja bentuk sertifikat yang bapak terima selain yang ada di sini? Jadi, ini yang judulnya disebut sertifikat itu, Insearch Certificate of Attendance. Apakah ada sertifikat lain yang disampaikan ke kementerian ketika itu?” tanya Wakil Ketua MK Saldi Isra yang menjadi pimpinan sidang perkara nomor: 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024, Jumat (2/10).
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
“Terima kasih, Yang Mulia. Untuk sertifikat lain selain Certificate of Attendance tidak ada, Yang Mulia,” terang Taufiq.
“Jadi, satu-satunya yang ada judulnya sertifikat yang diterima oleh kementerian ketika itu adalah Certificate of Attendance ya?” tegas Saldi.
“Siap, Yang Mulia,” jawab Taufiq.
“Tidak ada yang lain, ya?” tanya Saldi lagi.
“Tidak ada, Yang Mulia,” kata Taufiq.
Sementara itu, Atase Pendidikan KBRI Australia, Yuli Rahmawati, yang hadir secara daring menilai Certificate of Attendance merupakan persentase kehadiran selama mengikuti pendidikan.
“Bu Yuli, yang dari Canberra. Apakah orang-orang yang ikut apa namanya pendidikan di Insearch ini, ada juga enggak yang melapor ke atase atau ke KBRI setelah mereka menyelesaikan pendidikan?” tanya Saldi.
“Sepengetahuan arsip saya sampai saat ini tidak ada. Tapi, untuk pendidikan yang sejenis college (akademi), kami pernah menerima dari Monash College, Yang Mulia,” jawab Yuli.
“Berarti Ibu atau KBRI tidak pernah menerima yang sejenis atau yang seperti yang di Insearch ini ya, tapi kalau college-nya ada, ya?” tanya Saldi lagi.
“Ada, kalau college lain ada,” jawab Yuli.
Saldi lantas bertanya apa pemaknaan Yuli terhadap Certificate of Attendance. Hakim bertanya apakah sertifikat itu bisa disamakan dengan ijazah.
