KASUS Mozza Axilla menemui titik terang setelah tersangka ditangkap. Mozza dibunuh pria yang diduga pacarnya dengan cara dibekap, lalu jasadnya dibuang.
Kasus hilangnya Mozza Axilla Gunarsa selama lebih dari setahun yang berujung terungkapnya kasus pembunuhan, mengungkap fakta memilukan. Remaja asal Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, itu awalnya dilaporkan hilang sejak 25 Juni 2025.
Polisi lantas menemukan petunjuk dan diduga Mozza menjadi korban pembunuhan dari teman dekatnya, Mahendra Very Dwi Anggara (MDVA).
Baca Juga:Moskow Bantah Keras Isu Wabah Pes Tewaskan Teknisi Lab Siberia, Amerika Serikat Ikut PantauTerungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan Ijazah
Kasus tersebut terungkap setelah penyidik memperoleh petunjuk dari percakapan di media sosial korban. Penelusuran dilakukan untuk menemukan sosok terakhir yang diduga berinteraksi dengan Mozza.
Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan hingga ke sebuah rumah kos di Kota Semarang dan menangkap tersangka di Blora pada September 2026. Dari keterangan tersangka, polisi berhasil menemukan lokasi pembuangan jasad Mozza.
Sejumlah fakta Terkait Pembunuhan Mozza Axilla
Berikut fakta-fakta penting terkait pembunuhan Mozza Axilla Gunarsa yang terungkap sejauh ini:
Mozza dilaporkan hilang sejak 25 Juni 2025
Mozza awalnya pamit kepada orang tuanya untuk mengantar temannya mengembalikan laptop di sekitar kawasan Kodam. Namun, setelah pergi pada 25 Juni 2025, ia tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut dan berupaya mencari keberadaannya selama lebih dari satu tahun.
Tak kunjung pulang, keluarga pun berusaha untuk menghubungi teman Mozza guna mencari tahu keberadaannya. Namun, teman Mozza yang dimaksud tidak mengetahui keberadaannya.
Setelah jasad Mozza ditemukan dan pelaku ditangkap, diketahui jika Mozza hari itu tidak ke tempat temannya. Ia justru menemui MDVA di kamar kos nya di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang.
Tiga hari berselang, keluarga akhirnya membuat laporan resmi tentang hilangnya Mozza.
Petunjuk penting ditemukan dari perangkat elektronik milik Mozza
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
Titik terang kasus muncul setelah ayah Mozza, Singgih Gunarsa, memeriksa tablet milik putrinya yang masih berada di rumah sekitar lima bulan kemudian, yakni November 2025.
Perangkat tersebut ternyata masih tersambung email dan akun media sosial Mozza. Dari akun itu ditemukan percakapan Mozza dengan seorang pria yang kemudian menjadi salah satu petunjuk utama penyelidikan.
