Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Brutal yang Tewaskan Tiga ASN di Jayawijaya Papua

Tiga petugas Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,
Tiga petugas Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi korban penembakan KKB.
0 Komentar

SATGAS Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 menyatakan telah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan terhadap tiga warga sipil yang merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan yang terjadi pada Rabu (9/9)Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan polisi juga telah memeriksa saksi korban yang selamat.

“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” kata Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9).

Ia mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

“Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” ujarnya.

Selain selongsong, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan berjumlah sekitar delapan orang.

Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang. Sementara untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya dan polisi masih mendalami berdasarkan temuan selongsong di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tentunya kita kejar, insya Allah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujar Yusuf.

Ia menegaskan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata.

Sementara itu, terkait perkembangan pemulangan jenazah korban, satu jenazah atas nama WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang.

Baca Juga:Prabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat PenekanApa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?

“Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu malam ini berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta dulu. Tengah malam nanti pukul 02.00 dini hari akan diberangkatkan ke Kupang, ke Bandara El Tari, dan direncanakan besok pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di bandara,” ujarnya.

0 Komentar