Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama Indonesia

Dok: Wikimedia Commons
Dok: Wikimedia Commons
0 Komentar

Pengungkapan tak terduga lainnya adalah hubungan antara CIA dan James McCord, mantan perwira agensi yang berperan penting dalam pembobolan kantor pusat Komite Nasional Demokrat pada 1972 alias Skandal Watergate. Sebagai koordinator keamanan untuk Komite Pemilihan Kembali Presiden (CREEP), McCord terlibat langsung dalam operasi rahasia yang akhirnya menyebabkan jatuhnya jabatan presiden Richard Nixon. Berkas yang baru dirilis tersebut mengonfirmasi peran penting McCord dalam mengembangkan teknologi pengawasan untuk CIA selama dekade 1960-an.

Ada Indonesia di Antara Tumpukan Dokumen Rahasia JFK

Ya, nama Indonesia turut tercakup dalam dokumen Kennedy yang baru-baru ini dirilis. Tidak secara signifikan, memang, tetapi cukup untuk membuktikan bahwa, pada masa Perang Dingin, Indonesia dianggap sebagai salah satu medan tempur penting. Adapun dokumen yang menyebut nama Indonesia adalah dokumen tentang keberadaan markas rahasia CIA di seluruh dunia. Dalam dokumen itu disebutkan, CIA punya basis rahasia di Medan, Jakarta, dan Surabaya.

Pada dekade 1950-an hingga 1960-an, CIA diketahui terlibat dalam berbagai operasi di Indonesia, termasuk mendukung pemberontakan PRRI/Permesta yang bertujuan melemahkan pemerintahan Sukarno karena dinilai terlalu dekat dengan Blok Timur.

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Pada 1965, peran CIA dalam peristiwa G30S juga kerap disebut dalam perdebatan di kalangan sejarawan dan akademisi. Beberapa dokumen yang telah dideklasifikasi sebelumnya menunjukkan bahwa Amerika Serikat berkepentingan dalam perubahan rezim di Indonesia dan mendukung kebijakan anti-komunis yang akhirnya mengarah pada naiknya pemerintahan Orde Baru di bawah Soeharto.

Selain di Indonesia, ada pula kota-kota lain yang disebutkan di wilayah Asia, antara lain Bangkok (Thailand), Hong Kong, Honolulu (Hawaii, AS), Kuala Lumpur (Malaysia), Kuching (Malaysia), dan Manila (Filipina). Dokumen tersebut juga menyebut Okinawa (Jepang), Rangoon (sekarang Yangon, Myanmar), dan Saigon (sekarang Ho Chi Minh City, Vietnam) yang merupakan lokasi strategis selama Perang Vietnam.

Daerah operasi CIA tersebar di hampir seluruh penjuru dunia. Seoul (Korea Selatan), Singapura, Taipei (Taiwan), Tokyo (Jepang), Vientiane (Laos), serta Wellington (Selandia Baru) dan Melbourne (Australia), juga termasuk di antaranya.

0 Komentar