Papua Selatan Kawasan Pangan Terbesar di Tanah Papua: 102 Ribu Hektar

Panen hasil program cetak sawah di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada 2025
Panen hasil program cetak sawah di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada 2025
0 Komentar

PERUSAHAAN Umum (Perum) Bulog menyatakan bahwa Papua Selatan kini menduduki posisi sebagai wilayah pengembangan kawasan pangan terbesar di Tanah Papua. Total lahan yang dikembangkan di wilayah tersebut saat ini telah mencapai sekitar 102 ribu hektare.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa kawasan ini diproyeksikan menjadi lumbung pangan masa depan Indonesia yang terintegrasi penuh dari hulu hingga hilir.

“Pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan terdiri atas 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi lahan yang tersebar di wilayah Merauke dan sekitarnya,” katanya dalam keterangan pers di Jayapura, Minggu (5/7/2026) seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Menurut Rizal, wilayah ini menjadi fokus utama dalam mendukung keberlanjutan produksi beras nasional.

Guna mengejar target tersebut, pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian. Mulai dari penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga fasilitas pascapanen seperti Rice Milling Unit(RMU), mesin pengering (dryer), dan gudang penyimpanan. Modernisasi ini terbukti membawa perubahan besar di Merauke.

“Modernisasi pertanian di Merauke telah menunjukkan hasil signifikan, di mana produktivitas gabah meningkat dari sekitar 3 ton per hektare menjadi sekitar 4-7 ton per hektare. Selain itu, indeks pertanaman juga mulai meningkat menuju target tiga kali tanam dalam setahun,” katanya lagi.

Dampak positif dari lonjakan produktivitas ini langsung dirasakan oleh masyarakat setempat, di mana pendapatan petani di kawasan tersebut melesat hingga 300 persen. Keberhasilan ini juga memicu tingginya respons positif di lapangan.

“Tingginya potensi kawasan tersebut juga terlihat dari antusiasme petani yang mengusulkan tambahan sekitar 2.000 hektare lahan cetak sawah baru untuk mendukung perluasan produksi pangan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari program ini, Ahmad Rizal Ramdhani sebelumnya juga menghadiri gerakan tanam padi serentak yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, pada Sabtu (4/7).

0 Komentar