Presiden Aleksander Lukashenko Tegaskan Indonesia Mitra Paling Penting Belarusia di Kawasan Asia Tenggara

Presiden Prabowo (kiri) dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko (kanan).(Biro Pers, Media, dan Informasi Sek
Presiden Prabowo (kiri) dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko (kanan).(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
0 Komentar

PRESIDEN Belarus Aleksander Lukashenko menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra paling penting bagi negaranya di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurut Lukashenko, hubungan Belarus dan Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Intensitas kerja sama kedua negara terus meningkat dengan capaian konkret di berbagai sektor, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penguatan kemitraan strategis pada masa mendatang.

“Saya senang mencatat bahwa hubungan Belarus-Indonesia telah meningkat secara signifikan akhir-akhir ini. Kemajuan yang signifikan telah dicapai di banyak bidang, dan ada perkembangan konkret untuk masa depan. Potensinya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Lukashenko, Indonesia merupakan salah satu mitra utama Belarus di Asia Tenggara dan akan tetap memegang peran tersebut di masa mendatang.

“Indonesia telah dan akan terus menjadi salah satu mitra utama Belarus di Asia Tenggara,” tegasnya.

Lukashenko juga menegaskan kesiapan Belarus untuk menjalankan seluruh agenda yang telah disepakati bersama Indonesia melalui Peta Jalan Pengembangan Bidang-Bidang Utama Kerja Sama Republik Belarus dan Republik Indonesia periode 2026-2030.

Dokumen tersebut menjadi kesepakatan utama yang ditandatangani kedua kepala negara dalam kunjungan kali ini.

“Saya menegaskan tekad pihak Belarusia untuk melaksanakan semua tujuan dan sasaran yang tercantum dalam peta jalan pengembangan bidang-bidang utama kerja sama antara Republik Belarus dan Republik Indonesia untuk tahun 2026-2030. Ini adalah dokumen utama yang telah kita tandatangani hari ini,” pungkasnya.

0 Komentar