Gadi Eisenkot Calon Kuat Penantang Benjamin Netanyahu, Siapa Dia?

Ketua partai Yashar Gadi Eisenkot berbicara selama peluncuran kampanye pemilihan partai Yashar-nya di Hod Hash
Ketua partai Yashar Gadi Eisenkot berbicara selama peluncuran kampanye pemilihan partai Yashar-nya di Hod Hasharon, Israel tengah, 30 Juni 2026. Slogan Ibrani berbunyi: Israel Harus Menang! (Chaim Goldberg/Flash90)
0 Komentar

MANTAN Kepala Staf Militer Israel sekaligus pemimpin oposisi, Gadi Eisenkot, menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengarang klaim bahwa Iran punya senjata nuklir.

Mengutip harian Israel Yedioth Ahronoth, Eisenkot menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi di Israel tengah. Ia menilai pernyataan terbaru Netanyahu mengenai kemampuan nuklir Iran tidak sesuai dengan fakta dan hanya untuk menakut-nakuti publik Israel.

“Netanyahu mengatakan hal-hal yang memuakkan. Iran sama sekali tidak memiliki bom nuklir. Dia sedang mengarang kenyataan untuk menakut-nakuti masyarakat Israel,” kata Eisenkot pada Rabu (1/7).

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Menurut surat kabar tersebut ,pemimpin Partai Yashar itu merujuk pada wawancara Netanyahu dengan Channel 14 pada Selasa (30/7). Dalam wawancara itu, Netanyahu mengatakan, “Saya memasuki Iran dua kali untuk menyelamatkan kita dari kehancuran akibat bom atom yang sudah berada di tangan mereka.”

Sejak Israel membantu AS melancarkan serangan ke Iran pada Februari lalu dan memicu perang pecah, Netanyahu kerap menggaungkan bahwa Iran merupakan ancaman paling bahaya kawasan karena sudah memiliki senjata nuklir, terlepas dari sanksi ekonomi selama bertahun-tahun.

Dikutip Middle East Monitor, Israel juga melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap sejumlah sasaran di wilayah Iran pada Juni 2025. Tel Aviv menyatakan operasi tersebut menargetkan program nuklir dan kemampuan rudal Teheran.

AS dan Israel menuduh Iran menjalankan program nuklir dan rudal yang mengancam keamanan Israel serta negara-negara sekutu Washington di kawasan.

Iran membantah sedang mengembangkan senjata nuklir dan menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata bertujuan damai.

Hingga kini, belum ada laporan internasional yang mengonfirmasi bahwa Iran memiliki senjata nuklir.

Sementara itu, Israel, yang menduduki wilayah Palestina serta sebagian wilayah Lebanon dan Suriah, secara luas diyakini oleh para pakar internasional sebagai satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki persenjataan nuklir, meski pemerintahnya tidak pernah secara resmi mengakuinya. Fasilitas nuklir Israel juga tidak berada di bawah pengawasan atau sistem verifikasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Eisenkot saingan utama Netanyahu sebagai PM

Baca Juga:Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat HormuzMenkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun

Wawancara Netanyahu dengan stasiun televisi sayap kanan Channel 14 itu berlangsung ketika Israel bersiap menghadapi pemilihan umum yang diperkirakan akan digelar dalam beberapa bulan mendatang.

0 Komentar