PEMERINTAH Kota Cirebon memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Trikarsa Fest 2026 yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon. Ajang kolosal yang dipusatkan di Grage Mall Cirebon ini berlangsung selama empat hari pada 14–17 Agustus 2026.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menilai festival yang mengusung tema “Satukan Tekad, Sinergi Ciptakan Peluang” ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan menghadirkan 37 program kerja, ajang ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat Kota Cirebon.
“Pemerintah Daerah tentu sangat mendukung penuh Trikarsa Fest ini. Dalam empat hari ada 37 program yang berjalan dan tentunya ini bisa membangkitkan perekonomian Kota Cirebon, termasuk menghidupkan UMKM. Yang paling penting adalah membangun semangat kolaborasi,” ujar Effendi Edo.
Baca Juga:Korban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah RusakPemkab Cirebon Resmikan Fasilitas KDKMP: 116 Koperasi Desa Siap Beroperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan menuntut sinergi erat antara pemda, Bank Indonesia, OJK, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat. Semangat kolaboratif ini juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang diusungnya.
“Ini sejalan dengan visi saya, yaitu visi setara berkelanjutan. Saya ingin Kota Cirebon bisa setara dengan kota-kota maju dan kota-kota besar lainnya,” tuturnya.
Perluasan Skala dari CEF
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menjelaskan bahwa Trikarsa Fest merupakan metamorfosis sekaligus perluasan skala dari Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) yang sebelumnya berfokus pada kewirausahaan.
Tahun ini, cakupan program diperluas guna menjawab berbagai tantangan ekonomi daerah—mulai dari menjaga stabilitas komoditas pangan, memacu pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, hingga akselerasi digitalisasi.
“Trikarsa ini kami hadirkan sebagai wadah untuk mencapai beberapa hal, di antaranya menjaga stabilitas komoditas pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas digitalisasi,” ungkap Wihujeng.
Angkat Potensi Kopi Lokal Ciayumajakuning
Selain pameran UMKM dan digitalisasi, Trikarsa Fest 2026 juga memberikan panggung khusus bagi komoditas unggulan daerah, salah satunya adalah kopi lokal. BI Cirebon menghadirkan zona khusus yang menampilkan perjalanan kopi dari hulu hingga hilir, mulai dari proses roasting, cupping, manual brew, hingga mixology.
