16 Hari Menanti, Jenazah Yaya Carya Asal Cirebon Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Teridentifikasi

Kedatangan jenazah Yaya Carya, warga Dusun 02, Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon korban kap
Kedatangan jenazah Yaya Carya, warga Dusun 02, Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon korban kapal tengelam
0 Komentar

PENANTIAN panjang dan penuh cemas yang dirasakan oleh keluarga Yaya Carya, warga Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, akhirnya menemui titik terang. Setelah 16 hari pencarian sejak tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) lalu, almarhum akhirnya ditemukan dan berhasil diidentifikasi.

Kabar penemuan tersebut diterima pihak keluarga pada Senin malam (28/9/2026). Siti Hana Sulastri, anak dari almarhum Yaya Carya, mengungkapkan perasaan campur aduk antara lega dan duka mendalam saat menerima pesan konfirmasi tersebut.

“Setiap ada WhatsApp atau informasi masuk, tidak ada data atas nama Bapak saya. Tapi malam tadi alhamdulillah ada WA masuk,” ujar Siti, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG

Kepastian identitas korban semakin kuat setelah pihak keluarga mencocokkan data manifest penumpang serta mengenali barang-barang pribadi yang melekat pada jenazah. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa kaos dan celana, serta membawa tas pinggang yang berisi kartu identitas dan telepon seluler milik almarhum.

“Masih bisa dikenali. Kartu identitas sama ponselnya ada di situ. Tas pinggangnya juga masih ada,” tambahnya. Meski berat menerima kenyataan pahit tersebut, keluarga mengaku ikhlas dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim SAR gabungan serta para penyelam yang telah bekerja keras di medan bawah air yang sulit.

Peran Aktif Pemerintah Desa dan Pengambilan Sampel DNA

Kepala Desa Sigong, Sumarsono, menyatakan bahwa pihak pemerintah desa sejak hari pertama insiden terus mendampingi keluarga korban dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, Pemkab Cirebon, BPBD, Dinas Sosial, hingga tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda.

Sebelumnya, Tim DVI juga sempat mendatangi Desa Sigong untuk mengambil sampel DNA dari putra korban, Muhammad Herodim, guna proses pencocokan medis (antemortem dan postmortem). Hasil uji laboratorium akhirnya memastikan jenazah tersebut adalah Yaya Carya dengan tingkat akurasi 100 persen.

“Bagaimanapun ini tanggung jawab kami sebagai pemerintahan desa. Kami terus menggali informasi,” kata Sumarsono.

Dengan telah teridentifikasinya jenazah Yaya Carya, pihak keluarga kini bersiap menyambut kepulangan almarhum untuk dikebumikan dengan layak di kampung halaman setelah lebih dari dua pekan berada dalam ketidakpastian.

0 Komentar