Dispusip Kota Cirebon Revitalisasi Mikrolibrari dan Benahi Tata Kelola Arsip

Kepala DISPUSIP Kota Cirebon H. Mastara, SP., M.Si
Kepala DISPUSIP Kota Cirebon H. Mastara, SP., M.Si
0 Komentar

DINAS Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mendongkrak indeks literasi masyarakat dan membenahi tata kelola kearsipan daerah. Salah satu langkah terdekat yang diambil adalah melakukan reaktivasi fasilitas publik berupa mikrolibrari (microlibrary) yang sempat vakum.

Fasilitas mikrolibrari yang sejatinya telah dibangun sejak tahun 2019 tersebut kini mulai dihidupkan kembali. Langkah ini diambil sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan aset dan ruang publik agar dapat diakses secara produktif oleh masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar.

“Ini dalam rangka memanfaatkan fasilitas publik yang memang harus dioptimalkan. Terlebih, kita memiliki program strategis untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat,” ujar Kepala Dispusip Kota Cirebon saat ditemui di ruang kerjanya.

Gandeng 138 Komunitas untuk Perluas Sebaran Literasi

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Menjawab tantangan nasional mengenai rendahnya tingkat literasi, Dispusip Kota Cirebon melihat potret daerah secara lebih optimistis. Menurutnya, tingkat literasi di Kota Cirebon tidak bisa dikategorikan rendah, melainkan belum merata ke seluruh lapisan masyarakat. Masih ada beberapa komunitas dan segmen masyarakat tertentu yang belum tersentuh secara maksimal.

Sebagai modal sosial, Dispusip mencatat terdapat sedikitnya 138 komunitas literasi yang tersebar di wilayah Cirebon Raya. Aset potensial inilah yang akan dirangkul pemerintah melalui kolaborasi aktif.

Ke depan, Dispusip akan menginisiasi berbagai program berbasis pelibatan masyarakat (sosialisasi) dan kolaborasi dengan para pegiat literasi. Berbagai aktivasi ruang publik telah dirancang, mulai dari bedah buku, diskusi buku, hingga budaya mendaras (membaca mendalam) buku bersama.

“Kami ingin mendekatkan fasilitas ini kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kegemaran membaca. Literasi yang bagus pada masyarakat Kota Cirebon tentu akan mendukung visi strategis ‘SETARA Berkelanjutan yang diusung oleh Walikota dan Wakil Walikota,” lanjutnya. Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan mencakup pemahaman komprehensif masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Tertib Arsip, Jaga Memori Kolektif Daerah

Selain fokus pada bidang perpustakaan dan literasi, Dispusip Kota Cirebon juga memberikan perhatian serius pada pengelolaan bidang kearsipan. Memegang teguh adagium “Arsip Tertata, Memori Terjaga,” Dispusip berkomitmen menjaga arsip sebagai bagian tak terpisahkan dari memori kolektif bangsa dan daerah.

0 Komentar