Kerusuhan Warnai Selebrasi Gelar NBA New York Knicks, Satu Orang Tewas

Penggemar merayakan kemenangan kejuaraan New York Knicks di Game 5 Final NBA di Times Square. (REUTERS/Jeenah
Penggemar merayakan kemenangan kejuaraan New York Knicks di Game 5 Final NBA di Times Square. (REUTERS/Jeenah Moon)
0 Komentar

SEORANG pria tewas karena luka tembak tak lama setelah perayaan kemenangan tim basket New York Knicks dalam sebuah acara blok pesta di kawasan Prospect Lefferts Garden. Berikut kronologi lengkapnya.

Korban yang diidentifikasi sebagai Emanuel Spencer (44), ditemukan dengan beberapa luka tembak di dekat rumahnya di Lincoln Road sekitar pukul 23.40 waktu setempat pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Petugas dari kepolisian New York (NYPD) segera mengevakuasi Spencer ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di RS.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Sebagai informasi, tim basket New York Knicks akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 53 tahun untuk kembali meraih gelar juara NBA. Knicks meraih kemenangan dramatis atas San Antonio Spurs pada pertandingan keenam Final NBA yang berlangsung di Frost Bank Center, markas Spurs, Sabtu pekan lalu.

Kronologi Perayaan Kemenangan Tim Basket New York Knicks Ricuh hingga Telan Korban Jiwa

Peristiwa penembakan yang menewaskan Emanuel Spencer, seorang ayah dari empat anak, terjadi pada Sabtu malam di kawasan Prospect Lefferts Garden, New York, tepat setelah perayaan kemenangan tim basket New York Knicks.

Berdasarkan keterangan Kepolisian New York (NYPD), insiden bermula dari sebuah block party di sekitar Lincoln Road yang digelar warga untuk merayakan kemenangan bersejarah tim lokal tersebut.

Suasana awalnya berlangsung meriah dengan banyak warga berkumpul, menonton pertandingan, serta melanjutkan perayaan di jalanan hingga larut malam.

Sekitar pukul 23.40 waktu setempat, situasi berubah drastis ketika beberapa saksi mendengar suara tembakan di tengah kerumunan yang masih merayakan kemenangan.

Awalnya, sebagian orang mengira suara tersebut berasal dari kembang api, namun kepanikan segera terjadi ketika terlihat orang-orang berlarian meninggalkan lokasi.

Baca Juga:Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat HormuzMenkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun

“Saya mungkin mendengar dua atau tiga [suara tembakan] dan kemudian kerumunan orang berlarian. Saat saya di luar sana, saya mendengar kembang api, suara tembakan, dan saya menggendong anak saya, lalu saya masuk ke dalam…. Ada begitu banyak orang. Saya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.” kata salah seorang tetangga Spencer dikutip New York Post, Senin (15/6/2026).

0 Komentar