Apa Saja Isi Memorandum Iran-AS yang Sedang Dirundingkan?

Ilustrasi Perang Iran vs Amerika Serikat-Israel
Ilustrasi Perang Iran vs Amerika Serikat-Israel
0 Komentar

Ia menambahkan, jika negosiasi gagal menghasilkan kesepakatan final, masing-masing pihak dapat kembali ke posisi semula.

“Jika komitmen dalam memorandum tidak dilaksanakan, Iran tidak akan melanjutkan ke tahap kedua negosiasi,” katanya.

Selat Hormuz dan Aset yang Dibekukan Araghchi juga menyinggung masa depan pengelolaan Selat Hormuz yang menurutnya tidak akan sama seperti sebelumnya.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

“Selat Hormuz berada di bawah kedaulatan Iran dan Oman,” kata dia.

Ia mengatakan kedua negara dalam waktu dekat akan mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pengelolaan jalur pelayaran strategis tersebut.

Menurut Araghchi, Iran saat ini berkonsultasi dengan sejumlah mitra, termasuk Cina dan Oman, terkait pengaturan lalu lintas maritim di Selat Hormuz. Ia menyebut sekitar 40 persen lalu lintas kapal di kawasan itu berkaitan dengan Cina sehingga konsultasi dengan Beijing memiliki nilai ekonomi yang penting.

“Pedang kami akan selalu berada di atas Selat Hormuz,” ujar Araghchi.

Meski demikian, ia menegaskan Iran tidak akan mengenakan tarif transit bagi kapal yang melintas, tetapi akan menerapkan biaya layanan tertentu. Araghchi juga menyatakan blokade maritim terhadap Iran harus dicabut sepenuhnya sebagai bagian dari memorandum yang tengah dirundingkan.

Ia menambahkan seluruh aset Iran yang selama ini dibekukan akan dibebaskan dan tidak dapat diblokir kembali berdasarkan kesepakatan tersebut.

Selain itu, memorandum juga memuat rencana rekonstruksi untuk memulihkan kerusakan yang dialami Iran selama konflik. Namun, mekanisme rinci terkait program tersebut akan dibahas pada tahap negosiasi berikutnya.

Sikap Iran soal Uranium Diperkaya

Baca Juga:Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat HormuzMenkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun

Saat ditanya mengenai kemungkinan pemindahan uranium yang telah diperkaya, Araghchi menegaskan posisi Iran tidak berubah. “Posisi kami selalu bahwa jika uranium yang diperkaya tingkat tinggi, khususnya material dengan tingkat pengayaan 60 persen, akan ditangani, maka satu-satunya metode yang dapat diterima adalah pengenceran di dalam wilayah Iran,” kata dia.

Araghchi mengatakan Teheran sedang berupaya memasukkan rumusan yang mencerminkan pendekatan tersebut ke dalam teks negosiasi. Ia menegaskan belum ada keputusan final terkait tingkat pengayaan uranium maupun jumlah cadangan uranium Iran.

0 Komentar