PRESIDEN Prabowo Subianto tiba di Istana Elysee, Prancis, pada Kamis (28/5) sekitar pukul 15.40 waktu setempat atau 20.40 WIB. Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, beserta Ibu Negara Brigitte Macron dalam sebuah upacara kenegaraan yang khidmat.
Berdasarkan pantauan dari siaran langsung Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tiba dengan kendaraan sedan putih di bawah pengawalan ketat pasukan kehormatan.
Mengenakan setelan jas abu-abu dipadu peci dan kacamata hitam, Presiden Prabowo langsung memberikan penghormatan saat lagu kebangsaan “Indonesia Raya” berkumandang, yang kemudian disusul oleh lagu kebangsaan Prancis “La Marseillaise”.
Baca Juga:Marketplace Asing Bakal Wajib Punya Kantor Perwakilan di RI, Ini Kata MendagKemendiktisaintek Selidiki Dugaan Pemalsuan Riset 3 WNI di Konferensi Denmark
Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang turut mendampingi dalam kunjungan kerja ini.
Para pejabat yang hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Turut serta dalam rombongan putra Presiden, Ragowo Hediprasetyo (Didit Hediprasetyo), dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Presiden Prabowo juga mengikuti parade militer dengan menaiki mobil komando ACMAT, kendaraan taktis yang biasa digunakan untuk tamu kehormatan negara di Istana Elysee. Momen ini menandai kedekatan diplomatik antara Jakarta dan Paris.
Kunjungan kenegaraan ini merupakan pemenuhan undangan Presiden Emmanuel Macron yang sempat tertunda. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor strategis, melanjutkan pembicaraan yang sebelumnya telah diinisiasi oleh kedua pemimpin pada pertemuan di Paris bulan lalu.
