Polisi Gunakan Metode Scientific Crime Investigation Dalami Kebakaran yang Tewaskan Ayah dan Bayi 6 Bulan

Petugas melakukan pemadaman api yang membakar salah satu rumah di Perum Griya Asri Kejuden 2 Blok Winong RT 02
Petugas melakukan pemadaman api yang membakar salah satu rumah di Perum Griya Asri Kejuden 2 Blok Winong RT 02 RW 07 Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat, 31 Juli 2026. (Foto: Disdamkarmat Kabupaten Cirebon)
0 Komentar

POLRESTA Cirebon menyelidiki penyebab kematian seorang ayah dan bayi laki-lakinya yang ditemukan meninggal dalam rumah yang terbakar di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat.

Kasatreskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa mengatakan penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa para saksi untuk memastikan apakah kedua korban meninggal akibat kebakaran atau terdapat penyebab lain.

“Untuk sementara, bukti-bukti sedang kita kumpulkan. Kemudian korban juga sedang kita proses untuk pelaksanaan autopsi dan saksi-saksi sedang kita periksa,” katanya.

Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan

Menurut dia, kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi, sementara tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Putu menegaskan kepolisian belum dapat menyimpulkan kondisi tubuh korban maupun penyebab kematian sebelum hasil autopsi dan pemeriksaan forensik selesai.

Ia mengatakan penyelidikan dilakukan dengan metode “scientific crime investigation” agar seluruh kesimpulan didasarkan pada alat bukti dan hasil pemeriksaan ilmiah.

Scientific crime investigation adalah metode penyidikan kejahatan yang memadukan teknik penyelidikan hukum dengan penerapan berbagai disiplin ilmu pengetahuan secara ilmiah.

Metode ini mengandalkan bukti akurat seperti tes DNA, laboratorium forensik, dan rekam digital untuk menemukan kebenaran materiil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, asap hitam terlihat dari rumah korban sekitar pukul 09.45 WIB. Warga kemudian berupaya memadamkan api dan mendobrak pintu rumah yang terkunci.

Tetangga korban Kristianto (42) mengatakan api terlihat paling besar dari bagian kamar dan kemudian menjalar ke bagian belakang rumah. Setelah berhasil masuk, warga menemukan bayi di dekat jendela dan ayahnya di area dapur dekat wastafel.

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

Kabid Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon Eno Sudjana mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 09.50 WIB dan mengerahkan dua unit pemadam dari Sektor Weru dan Palimanan.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 10.29 WIB sebelum lokasi dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

0 Komentar