PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa persoalan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ketidaksinkronan kerja di berbagai institusi pemerintahan menjadi salah satu alasan utama pemerintah membentuk Universitas Republik Indonesia (URI).
“Kita harus memperbaiki semua institusi kita. Kalau ada ketidaksinkronan antara lembaga dan ada gap yang Anda katakan, ya itu tantangan kita. Itu harus kita perbaiki,” kata Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip dari rilis Bakom, Kamis (17/9/2026).
Prabowo menegaskan, pembenahan birokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui perombakan struktur, melainkan harus menyentuh kualitas aparatur di dalamnya.
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
URI disiapkan sebagai wadah untuk mencetak calon pemimpin dan administrator negara berdasarkan sistem merit.
“Langkah apa untuk memperbaiki rekrutmen, evaluasi, pembinaan, persiapan, itu yang kita lakukan. Makanya, antara lain saya bentuk Universitas Republik Indonesia,” ujarnya.
Revitalisasi Lembaga Administrasi Negara (LAN)
Dalam ekosistem URI, pemerintah juga berencana memperbarui Lembaga Administrasi Negara (LAN) agar kembali pada fungsi aslinya dan tidak sekadar menjadi formalitas kenaikan jenjang karier birokrasi semata.
“URI ini nanti akan punya lembaga-lembaga, antara lain LAN. Lembaga Administrasi Negara ini mau kita revamp di bawah URI,” ungkap Prabowo.
“Dulu Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno) juga sudah mau mengacu ke situ, jadi dibentuklah LAN. Tapi lama-lama LAN pun juga jadi formalitas. Itu hanya untuk karier. Nah, ini saya mau perbaiki dan ini sudah kita lakukan,” tegasnya.
Prabowo mencontohkan model pendidikan administrator publik di Prancis, École Nationale d’Administration (ENA), yang menerapkan seleksi ketat.
Melalui URI, pemerintah berencana menjaring lulusan-lulusan terbaik dari seluruh perguruan tinggi.
Baca Juga:Prabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat PenekanApa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?
“Kita testing yang terbaik dari setiap lulusan semua universitas. Tiap tahun, IQ yang tertinggi itu yang kita kumpulkan dan ini yang akan kita siapkan di situ, jadi ini salah satu upaya kita,” kata Prabowo.
Selain menyiapkan administrator, pengembangan URI juga dirancang mencakup pembentukan akademi kepemimpinan bagi kepala daerah hingga pejabat eselon, seperti Akademi Gubernur, Akademi Bupati, dan Akademi Dirjen.
