PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk merealisasikan pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall demi melindungi masyarakat dan perekonomian pesisir.
Tanggul ini membentang dari Tangerang hingga Jawa Timur (Jatim).Menurut Prabowo, pembangunan infrastruktur pelindung di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa tersebut sangat mendesak mengingat tingginya konsentrasi aktivitas industri dan logistik nasional di kawasan tersebut.
“Sangat vital karena di Pantai Utara Jawa itu banyak sekali industri kita di situ. Jadi, tanggul pantai, tanggul laut, breakwater,” ujar Prabowo dalam program ‘Presiden Prabowo Menjawab’, dikutip dari rilis Bakom, Kamis (17/9/2026).
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
Prabowo memaparkan, proyek tanggul laut ini diproyeksikan memberikan perlindungan bagi sekitar 50 juta penduduk serta menjaga stabilitas perekonomian negara. Kawasan Pantura Jawa sendiri menampung 70 kawasan industri, lima kawasan ekonomi, dan menopang porsi besar perputaran logistik.
“Pembangunan giant sea wall akan melindungi 50 juta rakyat kita dan juga mengamankan 38 persen PDB Indonesia,” ucapnya.
Secara keseluruhan, tanggul laut raksasa ini direncanakan membentang sepanjang kurang lebih 575 kilometer. Pengerjaannya terbagi dalam 15 segmen. Prabowo menargetkan proses konstruksi dapat dimulai pada awal 2027 yang didukung minat sejumlah pihak untuk mendanai proyek tersebut.
“Sudah ada yang berminat dan sudah ada yang mau finance (mendanai) juga. Jadi, ini salah satu proyek strategis yang harus kita jalankan,” ungkapnya.
Kendati demikian, Prabowo menekankan bahwa proyek strategis nasional ini merupakan investasi jangka panjang bertahap yang membutuhkan waktu puluhan tahun. Durasi pengerjaannya berbeda di setiap daerah.
“Program ini tidak cepat. Jakarta saja mungkin delapan tahun, kita perkirakan. Semarang mungkin lebih cepat,” kata dia.
Secara total, target penyelesaian seluruh segmen giant sea wall diperkirakan memakan waktu hingga 20 tahun. Namun, apabila pengerjaan di lapangan dapat dipercepat, proyek tersebut diharapkan tuntas dalam kurun 10 hingga 15 tahun.
