Suahasil Angkat Bicara Soal Permintaan Dirjen Pajak Batalkan Perombakan Pejabat di DJP

Menteri Keuangan Indonesia yang baru, Suahasil Nazara, berbicara pada sebuah acara di Jakarta awal bulan ini (
Menteri Keuangan Indonesia yang baru, Suahasil Nazara, berbicara pada sebuah acara di Jakarta awal bulan ini (situs web Kementerian Keuangan Indonesia).
0 Komentar

MENTERI Keuangan Suahasil Nazara buka suara soal permintaan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto membatalkan perombakan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Perombakan terjadi pada Kamis (10/9/2026) saat Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat menteri Keuangan.

Soal permintaan itu, Suahasil mengatakan pihaknya masih perlu melakukan diskusi internal. Khususnya untuk melihat proses perombakan yang sempat dilakukan Purbaya.

“Kita mendiskusikan ya, melihat proses maupun yang sedang terjadi, yang sudah terjadi, proses maupun aktivitas dari yang sudah terjadi,” ujar Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Suahasil juga mengatakan masih menunggu rekomendasi dari para eselon satu atau pejabat di tingkat Direktur Jenderal soal perombakan jabatan. Dia menekankan penunjukan pejabat ada jenjang-jenjangnya tersendiri.

“Nah, ini saya masih sekarang mencoba menunggu dari teman-teman seluruh unit eselon satu, karena kan yang namanya penunjukan pejabat itu ada jenjang-jenjangnya dan kemudian juga dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unit,” beber Suahasil.

Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan itu pun mengatakan pihaknya perlu struktur pejabat yang dapat bekerja sama antar eselon untuk memperkuat sinergi dan koordinasi.

“Karena kadang-kadang kita memerlukan struktur pejabat yang sifatnya itu lintas unit eselon satu, karena itu memperkuat sinergi, memperkuat koordinasi. Jadi ini yang kita sedang pastikan dan akan kita pastikan sinergi dari Kemenkeu terjadi dengan baik,” ujar Suahasil.

Lalu, apakah kemungkinan pembatalan perombakan pejabat seperti yang diminta oleh Dirjen Pajak Bimo Wijayanto bisa dilakukan?

Suahasil enggan bicara tegas apakah pembatalan perombakan pejabat bisa dilakukan. Dia cuma bilang pihaknya juga perlu melihat proses pelantikan yang dilakukan, apakah sesuai tata kelola yang benar atau tidak.

“Kita nanti melihat dulu apa yang sudah dilakukan kemarin. Karena kan kalau seperti pelantikan itu ada juga pelantikan yang hybrid. Nah, ada yang waktu itu datang sehingga ini nanti jadi kombinasi yang keseluruhan. Makasih semuanya,” ujar Suahasil.

0 Komentar