Selain itu, penyidik turut mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, hingga memastikan lokasi awal korban ditemukan sebelum dievakuasi.
Pada Minggu, 26 Juli 2026, polisi kembali melakukan olah TKP. Pantauan di lokasi pada malam hari menunjukkan area klinik telah dipasangi garis polisi. Bagian dalam bangunan tampak tertutup tirai gelap, lampu di luar gedung masih menyala, sedangkan bagian dalam tampak gelap dan tidak terlihat adanya aktivitas.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan pihaknya masih fokus mencari petunjuk melalui rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
Memasuki Senin, 27 Juli 2026, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi mengakui menghadapi kendala karena lokasi penemuan korban sudah dilalui banyak orang sejak Kamis sehingga kondisi TKP dinilai telah berubah atau rusak, yang berpotensi menghilangkan sebagian jejak atau petunjuk penting.
Karena itu, penyidik kini lebih mengandalkan hasil pemeriksaan CCTV, keterangan para saksi, serta data dari rumah sakit yang masih dimintakan secara resmi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk mengenai kabar yang menyebut korban merupakan Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
