WAKIL Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman atau yang akrab disapa Jigus, mengajak seluruh kuwu di Kabupaten Cirebon untuk meneladani semangat perjuangan dan pengabdian Mbah Kuwu Sangkan dalam membangun daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Mengenang dan Meneladani Perjuangan Mbah Kuwu Sangkan Cirebon dalam Bubak Sengka Tanah Caruban yang diselenggarakan Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) di kompleks Mbah Kuwu Sangkan, Kecamatan Talun, Rabu (15/7/2026).
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Haul Mbah Kuwu Sangkan ke-526 yang dihadiri para kuwu se-Kabupaten Cirebon, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul
Dalam sambutannya, Jigus menegaskan bahwa peringatan haul tidak hanya menjadi momen mengenang sosok Mbah Kuwu Sangkan, tetapi juga sebagai pengingat untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada masyarakat Cirebon.
“Esensi dari kegiatan ini bukan hanya mengenang wafatnya Mbah Kuwu Sangkan, tetapi bagaimana kita mampu meneladani perjuangan, pengabdian, dan dedikasi beliau untuk kemajuan Cirebon,” ujar Jigus.
Menurutnya, nilai persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong yang diwariskan Mbah Kuwu Sangkan harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan.
Ia berharap seluruh aparatur pemerintah, khususnya para kuwu, mampu menjadikan semangat pengabdian tersebut sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jika nilai persatuan, kerukunan, dan gotong royong terus dijaga, saya optimistis Kabupaten Cirebon akan semakin aman, maju, makmur, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.
Pada kesempatan itu, Jigus juga menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan para kuwu, khususnya terkait keterbatasan anggaran pembangunan desa.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk melaksanakan pembangunan. Yang terpenting adalah menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah desa dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz
Ia menjelaskan, masih banyak peluang pembiayaan pembangunan yang dapat diakses melalui program pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat.
“Jangan sampai komunikasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah terputus. Dengan koordinasi yang baik, berbagai program pembangunan masih bisa diupayakan melalui dukungan pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat,” jelasnya.
