PAKISTAN menemukan puing-puing pesawat kargo Boeing 737, kata otoritas bandara negara itu. Tim penyelamat sedang mencari lima awak pesawat yang berada di dalamnya ketika pesawat tersebut hilang.
Dilansir AFP, Kamis (9/7/2026), pesawat itu mendekati Karachi dari Sharjah di Uni Emirat Arab ketika radar menunjukkan pesawat tersebut “menurun dengan cepat” pada Selasa malam setelah melaporkan “masalah sistem navigasi”, menurut Otoritas Bandara Pakistan (PAA).
Angkatan laut dan badan penyelamat maritim Pakistan, setelah melakukan pencarian selama 12 jam.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
“Berhasil menemukan dan mengidentifikasi puing-puing pesawat kargo K2 Airways B737 yang dinyatakan hilang tadi malam”, kata PAA dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.
Puing-puing tersebut ditemukan di Laut Arab, di lepas pantai kota Ormara di pantai selatan Pakistan, katanya.
“Upaya sedang dilakukan untuk menemukan anggota awak yang hilang,” tambah PAA.
Otoritas tersebut menerbitkan gambar-gambar personel yang mengangkat potongan-potongan badan pesawat dari sebuah perahu kecil ke kapal yang lebih besar dan puing-puing berwarna merah dan putih dengan tulisan “K2 Air” yang tergeletak di dek kapal.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan sebelum puing-puing pesawat ditemukan, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyatakan “kesedihan mendalam, duka cita, dan penyesalan atas insiden tragis di mana sebuah pesawat kargo swasta… jatuh ke Laut Arab dan hilang”.
Sebuah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada AFP bahwa baik angkatan laut maupun kapal dagang ikut serta dalam upaya pencarian, didukung oleh pesawat militer.
Pesawat tersebut terlihat di radar pada pukul 21:21 (1621 GMT) pada hari Selasa “menurun dengan cepat dan dengan perubahan arah yang cepat”, dan kontak komunikasi hilang sekitar 155 mil laut di sebelah barat Karachi, kata PAA.
Baca Juga:Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat HormuzMenkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun
Data awal yang dikirim dari pesawat “menunjukkan penurunan ketinggian, diikuti oleh kenaikan, dan kemudian penurunan ketinggian kedua yang tiba-tiba dan dramatis”, menurut Flightradar24.com, sebuah layanan pelacakan penerbangan global.
K2 Airways adalah maskapai penerbangan kargo swasta di Pakistan yang mengoperasikan penerbangan terjadwal dan charter domestik dan internasional.
Diproduksi pada tahun 1999, pesawat ini terbang sebagai pesawat penumpang untuk Aeroflot dan Garuda Indonesia sebelum diubah menjadi konfigurasi kargo pada tahun 2012, menurut Airfleets.net.
