Jejak Korupsi Batu Bara Mengarah ke Restoran Prancis, Nama Jampidsus Ikut Disorot

Restoran de Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. (Antara)
Restoran de Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. (Antara)
0 Komentar

Anang menerangkan pengamanan di rumah Febrie sendiri lantaran sejumlah kasus mega korupsi yang ditanganinya menjadi penilaian risiko keamanan. Jampidsus sendiri hingga hari ini beraktivitas seperti biasa di kantornya.

Kasus Batu Bara Penyebab Blackout Massal

Kortas Tipidkor Polri tengah fokus menangani kasus dugaan kecurangan dalam penyaluran batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang diduga menjadi penyebab pemadaman listrik atau blackout belakangan ini.

Kabag Ops Kortas Tipikor Polri, Kombes Ahmad Yusuf Afandi, mengungkapkan pihaknya menemukan adanya manipulasi pada kualitas dan kuantitas batu bara yang dikirim ke pembangkit. Hal inilah yang disinyalir menjadi akar masalah terjadinya gangguan pasokan listrik ke masyarakat.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Dia menerangkan alur praktik korupsi tersebut berdampak pada pemadaman listrik. Menurutnya, ada ketidaksesuaian antara spesifikasi batu bara yang dibayar dengan yang dikirimkan.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mendukung Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri untuk mengusut dugaan korupsi pengadaan batu bara.

Dia menilai kasus tersebut harus diusut tuntas sesuai dengan prinsip Polri Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan serta independen.

“Siapa pun yang terlibat dalam korupsi batu bara harus dimintai pertanggungjawaban hukum,” kata Habiburokhman di Jakarta, menukil Antara, Kamis.

Dia mengatakan korupsi batu bara bukan hanya merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat signifikan, melainkan juga berdampak terjadinya pemadaman lampu di berbagai daerah yang menyusahkan masyarakat.

0 Komentar