Pemkab Cirebon dan Indocement Tanam Pohon Buah di Gunung Blindis, Perkuat Konservasi Lingkungan

Penanaman Pohon di wilayah Cirebon oleh Bupati Cirebon dengan PT Indocement (Foto: Dok. Humas PT Indocement)
Penanaman Pohon di wilayah Cirebon oleh Bupati Cirebon dengan PT Indocement (Foto: Dok. Humas PT Indocement)
0 Komentar

PEMERINTAH Kabupaten Cirebon bersama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menggelar aksi pelestarian lingkungan di kawasan Gunung Blindis, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan penanaman bibit pohon buah dan penyerahan Mitigation Enclosure Project(MEP) kepada BBKSDA Jawa Barat.

Kegiatan dipimpin langsung Bupati Cirebon Imron. Ia mengatakan, penanaman pohon menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Cirebon.

Menurut Imron, keberadaan Taman Rajawali PT Indocement dan Kawasan Konservasi Gunung Blindis memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Kawasan tersebut dinilai mampu mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, menjaga kualitas udara dan air, serta mengurangi potensi konflik antara satwa liar dengan masyarakat.

Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan

“Aksi penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata investasi masa depan agar Kabupaten Cirebon semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” kata Imron.

Dalam kesempatan itu, Imron juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-51 kepada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

“Selamat ulang tahun ke-51 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Semoga terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan bumi kita,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Katon Priyanto Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN).

Menurutnya, penanaman bibit pohon buah di kawasan Gunung Blindis bertujuan memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus menyediakan sumber pakan alami bagi satwa liar.

“Memasuki usia 51 tahun, kami membuktikan komitmen, ketangguhan, dan kontribusi nyata Indocement bagi negeri. Langkah ini kami wujudkan dengan memberi kembali kepada alam yang telah menopang kehidupan kita selama ini,” kata Katon.

Ia menjelaskan, upaya tersebut juga diharapkan dapat mengurangi gangguan monyet ekor panjang yang selama ini kerap memasuki permukiman warga dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga:Prabowo ke TNI, Polri, dan Jaksa: Bintangmu dari Uang Rakyat!Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut Muncul

Meski berada di kawasan izin penambangan batu gamping, Gunung Blindis tetap dipertahankan sebagai area konservasi.

“Ini adalah bukti nyata PT Indocement dalam menjaga kelestarian alam. Ini adalah pendekatan konservasi yang berbasis solusi ekologis, harmonis, bijak, dan berkelanjutan,” ujarnya.

0 Komentar