FESTIVAL UFO terbesar di Asia Tenggara tahun ini tidak terasa sudah memasuki edisi yang ke 10. Dengan sejarah awal didirikannya sebuah laboratorium seni dan Sains Antariksa bernama v.u.f.o.c Lab pada 2010, kemudian Indonesia Space Science Society (ISSS) pada 2015, dimulailah jejak pertama perhelatan International Search for Extra-Terrestrial Intelligence (SETI) Conference yang pertama pada 2016.
Festival yang awal mulanya bernama International SETI Conference ini biasanya hanya berlangsung selama 2 atau 3 hari saja lalu berkembang menjadi nama Indonesia UFO Festival (IUF) dan dilaksanakan selama sebulan penuh setiap bulan Juli.
IUF dimulai pada 2022 dengan diresmikannya Crop Circle / UFO Monument di Berbah, Yogyakarta. IUF adalah sebuah festival dengan ruang lingkup: Sains Antariksa, SETI, UFO/UAP, Extra-Terrestrial, dan Space Art. Setiap tahun IUF dilaksanakan dengan melibatkan berbagai komunitas lintas disiplin dan mengundang partisipan baik dari dalam maupun luar Indonesia, dan selalu diadakan di banyak tempat yang berbeda dengan prinsip kolaboratif interdisipliner.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Pada edisi ke-4 perhelatan International SETI Conference pada Juli 2019, dilangsungkan juga gathering akbar semua komunitas dan Lembaga pegiat UFO dan Alien di Indonesia yang diselenggarakan di IFI Yogyakarta. Diawali dengan gathering pertama pada bulan Mei ditahun yang sama bertempat di HONF Foundation Laboratory for Citizen Science, kemudian memunculkan ide bersama atas pembentukan sebuah platform lintas komunitas dan Lembaga bernama Indonesia UFO Network IUN.
Pada kali ini IUF 2026 mempunyai 12 program kegiatan dan diselenggarakan dari 2 hingga 30 Juli dan diadakan di Kampung UFO, Kampung Alien, Crop Circle/UFO Monument, IFI Yogyakarta, Galeri Kahangnan, dan Flying Saucer Café. Program-program tersebut antara lain, Indonesia UFO Conference, UFOCamp, Gegana Agung, Indonesia UFO Day, Space Sound, Space Education, Vortex Intelligence Robot, dan Cosmos Exhibition.
Venzha Christ, selaku direktur ISSS mengatakan pada tahun ini akan ada minimal 3 inovasi yang akan dipresentasikan dalam ranah sains dan teknologi, yaitu Robot pendeteksi fenomena anomali UFO/UAP yang bernama V.I.R (Vortex Intelligence Robot) ver.0.2 yang merupakan seri baru dari inovasi tahun 2025, Mesin pembaca aura manusia bernama V.I.S.A.G.E (Vital Intelligence for Spectral Analysis and Geometric Evaluation), dan robot eksplorasi Planet Mars atau Mars Explorer Companion yang bernama VMARS Robot.
