“Ketiga device ini dibuat dan diproses dengan metode open source serta berbasis AI (kecerdasan buatan) kerja bersama antara ISSS, Dapur AI, komunitas Robotika, dan Vortex Line Space,” ujar Venzha Christ.
Ketiga mesin ini akan dipamerkan di sebuah galeri baru yang bernama VORTEX LINE SPACE. yang berada di Kampung Alien, Nanggulan, Yogyakarta pada 19 Juli 2026 dalam rangkaian program IUF 2026 yang mengangkat tema besar: FIRST CONTACT untuk festival kali ini. Peresmian galeri baru ini juga akan membuka pintu baru bagi para inovator serta pegiat space art, astronomi, sains Antariksa, dan eksplorasi luar angkasa untuk mendapatkan ruang kolaborasi terbuka yang mudah diakses.
Venzha Christ juga menambahkan seperti biasa semua agenda dan rangkaian program dalam Indonesia UFO Festival semuanya gratis dan terbuka untuk umum, tidak dipungut biaya apapun, termasuk untuk program Indonesia UFO Conference yang akan diadakan di IFI Yogyakarta pada 18 Juli 2026. Silakan datang dan bergabung untuk memperbincangkan keberagaman fenomena kosmos serta penemuan terkini dalam ranah sains Antariksa.
Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni
Indonesia UFO Festival adalah kerja bersama antara tiga institusi dan lembaga non-profit, yaitu ISSS, Indonesia UFO Network (IUN), dan HONF Foundation.
Untuk informasi lebih lanjut tentang update Indonesia UFO Festival 2026 ikuti instagram : @indonesia_ufo_network Atau laman resmi www.vufoc.space
