Demokrat Tegaskan AHY Tak Kenal Sony Sonjaya di Tengah Kasus Dugaan Korupsi BGN

Demokrat Tegaskan AHY Tak Kenal Sony Sonjaya di Tengah Kasus Dugaan Korupsi BGN
Ketum Demokrat AHY dalam Rapimnas di JCC, Senayan. (Photo : YouTube Partai Demokrat)
0 Komentar

PARTAI Demokrat mengeluarkan klarifikasi terkait pengaitan nama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam unggahan yang beredar di media sosial di tengah pengusutan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Demokrat menegaskan AHY tidak memiliki hubungan dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya yang belakangan mengaku telah menyebut lebih dari 20 nama kepada penyidik.

Klarifikasi itu disampaikan menyusul beredarnya unggahan yang mencantumkan frasa ‘2 orang kolonel usulan AHY’ dalam daftar nama yang dikaitkan dengan kasus tersebut.

Baca Juga:Laporan Intelijen Heboh: Mossad Diduga Sadap Pemerintah AS, Nama Trump Ikut MunculAmanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 Juni

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan AHY tidak mengenal sosok Sony Sonjaya. Menurut dia, AHY juga tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan yang bersangkutan.

“Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya,” kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6).

“AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata imbuhnya.

Ia juga menyoroti bahwa unggahan tersebut tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan frasa ‘AHY’ maupun ‘2 orang kolonel’. Namun, apabila yang dimaksud adalah Agus Harimurti Yudhoyono selaku ketua umum Partai Demokrat, Herzaky menyebut pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta.

Menurut Herzaky, frasa ‘2 orang kolonel usulan AHY’ tidak dapat dikaitkan dengan AHY karena tidak didukung fakta yang dapat diverifikasi.

“Karena itu, frasa ‘2 orang Kolonel usulan AHY’, jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Herzaky menyatakan Partai Demokrat tetap menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional.

Baca Juga:Draft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat HormuzMenkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun

Namun, ia berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

“Partai Demokrat menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Namun, kami berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang terverifikasi,” kata Herzaky.

0 Komentar