Pada Selasa lalu, sebuah serangan menewaskan seorang tokoh yang oleh Israel disebut sebagai pemimpin sayap militer Hamas, setelah pendahulunya juga tewas dalam serangan lain pada awal bulan ini.
Sementara pada Rabu, Israel mengumumkan bahwa mereka kembali menargetkan dua pejabat Hamas lainnya.
