Trump mungkin juga harus menenangkan sekutu Republik di Kongres yang bersekutu erat dengan Netanyahu.
“Jika di kawasan itu dianggap bahwa kesepakatan dengan Iran memungkinkan rezim tersebut untuk bertahan dan menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu, kita akan menuangkan bensin ke konflik di Lebanon dan Irak,” tulis Senator AS Lindsey Graham di X setelah Trump mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang sudah dekat.
Senator AS Ted Cruz menyebut kesepakatan damai itu sebagai kesalahan yang sangat buruk.
Baca Juga:Pulau Katang di Kepri Viral Dijual Rp65 Miliar, Pemerintah Buka SuaraMarketplace Asing Bakal Wajib Punya Kantor Perwakilan di RI, Ini Kata Mendag
UEA, Bahrain, dan Maroko menormalisasi hubungan dengan Israel pada tahun 2020 di bawah Kesepakatan Abraham, yang dianggap Trump sebagai pencapaian kebijakan luar negeri utamanya.
Netanyahu juga peka terhadap citra Kesepakatan Abraham pada saat Israel tampak terisolasi di panggung dunia. Kantornya membanggakan awal bulan ini bahwa pemimpin Israel itu melakukan kunjungan masa perang ke UEA, meskipun Abu Dhabi harus mengeluarkan bantahan.
Keretakan di Teluk
Perang melawan Iran telah memperburuk perpecahan di Teluk terkait Israel dan Iran. UEA telah bergerak lebih dekat ke Israel karena mencari mitra keamanan baru.
Israel mengerahkan baterai pertahanan udara Iron Dome dan personel ke UEA untuk mengoperasikannya selama perang.
MEE mengungkapkan bahwa keduanya juga membentuk dana untuk bersama-sama memperoleh dan mengembangkan sistem senjata baru.
Namun Arab Saudi, yang telah dilobi Trump tanpa hasil untuk menormalisasi hubungan dengan Israel sejak masa jabatan pertamanya, semakin curiga terhadap Israel sebagai akibat dari perang tersebut.
Arab Saudi sudah bersaing dengan UEA dan sejak itu beralih untuk memperdalam hubungan pertahanan dengan Turki, Pakistan, dan Mesir.
Baca Juga:Kemendiktisaintek Selidiki Dugaan Pemalsuan Riset 3 WNI di Konferensi DenmarkLuhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RI
“Persaingan antara UEA dan Arab Saudi berarti Arab Saudi tidak akan bergabung dengan Perjanjian Abraham sekarang. Jika mereka menormalisasi, itu akan dilakukan dengan nama yang berbeda,” kata Miller.
