SETELAH ramai di daerah lain, isu teror pocong kini juga ramai dibicarakan di media sosial di Cirebon.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, setelah ramai di daerah lain, media sosial di Cirebon juga digeger oleh isu teror pocong. Pocong tersebut bahkan disebut-sebut mengetuk pintu rumah warga pada malam hari sehingga membuat masyarakat ketakutan dan resah.
Dalam salah satu unggahan yang viral, terlihat sosok putih berdiri di balik pagar rumah dengan suasana gelap.
Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat
Foto lainnya memperlihatkan objek serupa berada di area garasi rumah warga. Tak hanya itu, beredar pula foto yang memperlihatkan sosok mirip pocong berdiri tepat di depan pintu rumah warga dengan narasi berbahasa Cirebonan yang mengimbau masyarakat agar tidak membuka pintu ketika mendengar ketukan orang tak dikenal.
Ada pula video lainnya menarasikan teror pocong dengan aksi kriminalitas seperti maling motor dan pencurian handphone di sejumlah wilayah di Cirebon. Viralnya unggahan itu membuat sebagian warga merasa waswas, terutama saat malam hari.
Menanggapi kabar tersebut, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama memastikan, informasi mengenai ‘pocong begal’ di wilayah Kabupaten Cirebon adalah berita bohong atau hoaks.
“Kami dari Polresta Cirebon sampai dengan saat ini tidak menemukan ataupun menerima pengaduan atau laporan resmi mengenai hal tersebut. Jadi saya pastikan di Kabupaten Cirebon tidak ada, dan itu merupakan hoaks yang harus kita tanggulangi bersama,” tutur Imara, Selasa (26/5).
Namun Imara tetap meminta masyarakat untuk waspada apabila ada orang tak dikenal yang datang mengetuk rumah, terlebih di malam hari.
“Kalau memang ada yang mengetuk malam-malam dan sebagainya, tidak dikenal, tidak usah dibuka dulu. Segera hubungi 110, kami akan antisipasi mengirimkan personel kami menuju ke TKP,” tutur Imara.
Imara juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya di media sosial.
Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab
“Penyebaran kabar bohong justru dapat memicu keresahan di tengah masyarakat,” tutur Imara.
Hingga saat ini Imara meyakinkan pihaknya belum menemukan adanya kejadian nyata terkait teror pocong seperti yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut.
