Media Soroti Trump Kalah Lawan Iran, Warga AS Justru Saling Ribut

Donald Trump (AP)
Donald Trump (AP)
0 Komentar

Jurnalis dan analis politik Jonathan Lemire mengutip bagian artikel The Atlantic yang menyinggung upaya Trump menipu publik Amerika dan dunia dengan menggambarkan perang yang gagal sebagai kemenangan terbesar sepanjang masa.

Sementara jurnalis dan komentator politik John Harwood kembali membagikan kutipan yang menggambarkan pandangan Trump tentang kepresidenan sebagai sesuatu yang otoriter dan korup—berbasis perintah, uang, pujian, dan pembangunan citra diri.

Aktivis politik Ron Filipkowski menulis bahwa Trump kini mencari kesepakatan apa pun yang bisa meyakinkan publik di luar basis pendukungnya bahwa ia tidak kalah atau dipermalukan akibat kebodohan dan keangkuhannya.

“Masalahnya, Iran tidak membantu narasi itu,” tulisnya.

Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat

Komentator politik Brian Krassenstein juga mengatakan Iran kini menuduh Trump mundur dari poin-poin dasar kesepakatan.

Ia bahkan menyindir bahwa Amerika Serikat sedang dipimpin oleh seorang anak kecil yang tidak tahu apa yang sedang dilakukannya.

Dalam salah satu komentar paling tajam, pengguna media sosial Jordan Haines menyebut Trump tidak memahami arti diplomasi.

Menurutnya, Iran justru memegang kartu kekuatan, sementara Trump membuat situasi semakin buruk bagi semua pihak di kawasan.

Perdebatan luas ini mencerminkan dalamnya perpecahan di Amerika Serikat terkait hasil perang melawan Iran.

Semakin banyak lawan politik Trump meyakini bahwa pemerintahan AS telah bergeser dari retorika kemenangan total menuju upaya mencari jalan keluar politik secepat mungkin, sementara Teheran berusaha menampilkan diri sebagai pihak yang mampu bertahan dan memaksakan syaratnya di meja perundingan.

Di tengah perkembangan itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang mungkin bisa tercapai pada Senin ini.

Baca Juga:SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di KalbarBoeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk Arab

Namun pada saat yang sama, Rubio tetap menegaskan bahwa Israel berhak membela diri terhadap setiap serangan.

Saat meninggalkan New Delhi usai kunjungan resmi, Rubio mengatakan, “Kami sempat mengira mungkin akan ada kabar tadi malam. Mungkin hari ini.”

0 Komentar