Israel Cegat Armada Global Sumud di Dekat Siprus, Misi Gaza Memanas

Salah satu kapal yang tergabung dalam misi pelayaran kemanusiaan ke Gaza, Palestina, 2026. (globalsumudflotill
Salah satu kapal yang tergabung dalam misi pelayaran kemanusiaan ke Gaza, Palestina, 2026. (globalsumudflotilla.or)
0 Komentar

PASUKAN angkatan laut Israel dilaporkan telah memulai operasi militer pada hari Senin waktu setempat untuk mencegat iring-iringan Armada Global Sumud.

Pencegatan ini terjadi saat konvoi armada kemanusiaan yang menuju Jalur Gaza tersebut tengah berlayar melintasi perairan internasional dalam upayanya menembus blokade Israel.

Media Israel melaporkan bahwa pasukan angkatan laut elite Zionis telah melancarkan operasi terhadap armada tersebut di perairan lepas pantai Siprus, yang berjarak ratusan kilometer dari Gaza.

Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar

Menurut saluran televisi Channel 12 Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan mengadakan konsultasi keamanan khusus dengan para pejabat militer dan dikabarkan mengawasi langsung jalannya operasi dari markas komando angkatan laut, sebagaimana dikutip dari laporan Palestine Chronicle, Senin, 18 Mei 2026.

Para pejabat Israel secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan upaya apa pun yang bertujuan untuk menerobos blokade laut yang telah lama diberlakukan di Gaza.

Laporan dari pihak Israel menunjukkan bahwa operasi pencegatan ini pada awalnya difokuskan untuk mengambil alih kendali atas kapal-kapal besar yang memimpin armada, dengan perkiraan bahwa proses tersebut dapat memakan waktu hingga berjam-jam.

Merespons tindakan represif tersebut, pihak penyelenggara kampanye menyatakan bahwa kapal-kapal militer Israel telah mencegat armada dan sejumlah pasukan bersenjata telah menaiki beberapa kapal.

Mereka dengan tegas menuntut jaminan jalur aman untuk melanjutkan misi kemanusiaan dan perdamaian tersebut menuju Gaza.

Para penyelenggara juga kembali menuduh Israel melakukan tindakan pembajakan yang murni bertujuan untuk mempertahankan blokade mematikan di Gaza, serta memperingatkan dunia akan bahaya normalisasi kekerasan yang dilakukan oleh militer Israel.

Sebuah sumber yang dilaporkan oleh jaringan Al-Jazeera menyebutkan bahwa empat kapal perang Israel secara agresif mendekati kapal-kapal armada dan langsung memerintahkan para awak kapal untuk mematikan mesin mereka.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Rentetan laporan juga menyebutkan bahwa sekitar 100 peserta pelayaran asal Turki telah ditahan oleh pasukan Israel, meskipun rincian pastinya masih belum jelas.

Sebagai informasi, Armada Global Sumud bertolak dari kota Marmaris, Turki, pada Kamis pekan lalu dengan kekuatan 54 kapal yang membawa ratusan aktivis dan pendukung dari sekitar 70 negara.

0 Komentar