Kronologi Insiden Penembakan di Jamuan Makan Malam White House

Terduga pelaku penembak di Acara White House diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, 31, dari Torrance, Calif
Terduga pelaku penembak di Acara White House diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, 31, dari Torrance, California, menurut New York Times. (Donald Trump/ Truth Social)
0 Komentar

INSIDEN penembakan terjadi dalam jamuan makan malam White House Correspondents’ Dinner di Washington, D.C., pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Persistiwa tersebut berkembang cepat dari kepanikan di dalam ballroom hingga operasi pengamanan oleh aparat federal.

Berikut kronologi lengkap peristiwa berdasarkan laporan langsung dari lokasi serta keterangan aparat penegak hukum yang dihimpun BBC.

Suara Tembakan dan Kepanikan

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 waktu setempat, ketika para tamu yang hadir di ballroom Washington Hilton tengah menikmati jamuan makan malam. Seorang jurnalis BBC yang berada di lokasi menggambarkan bahwa suara tembakan pertama yang terdengar di ruangan membuat situasi penuh kebingungan.

Suara keras yang semula diduga berasal dari benda jatuh tersebut dengan cepat diidentifikasi sebagai tembakan. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa suara letusan tersebut terjadi berturut-turut. Dalam hitungan detik, suasana yang semula penuh kebingungan berubah menjadi panik.

Para tamu, termasuk pejabat tinggi negara dan jurnalis, bersembunyi di bawah meja untuk menghindari potensi ancaman.

“Para tamu makan malam merunduk di bawah meja ketika suara yang terdengar seperti tembakan menggema di suatu tempat di sekitar ballroom tempat acara berlangsung di Washington Hilton,” tulis koresponden BBC, Daniel Bush.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang saat itu berada di lokasi, segera dievakuasi oleh agen United States Secret Service.

BBC juga menyebutkan bahwa agen pengamanan bergerak cepat mengeluarkan presiden dari ballroom sambil memberi instruksi kepada para tamu untuk tetap merunduk.

Selain Trump, sejumlah pejabat tinggi lainnya juga dievakuasi, termasuk anggota kabinet dan pejabat keamanan nasional. FBI Director Kash Patel bahkan dilaporkan langsung dijangkau oleh agen keamanan yang melompati meja untuk mengevakuasinya dari lokasi.

Terduga Pelaku Ditangkap

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Di saat yang sama, tim Counter Assault Team (CAT) Secret Service mengambil posisi di dalam ballroom dengan senjata laras panjang untuk mengamankan area. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan ancaman lanjutan.

Seiring dengan berlangsungnya evakuasi, laporan awal dari petugas keamanan menyebutkan bahwa terdapat seorang pria bersenjata yang berusaha menerobos area pemeriksaan utama dengan detektor logam di pintu masuk ballroom.

0 Komentar