Direktur Secret Service, Sean Curran, memuji respons cepat para anggotanya dalam menghadapi situasi tersebut.
“Kami melihat secara langsung apa yang dilakukan para pria dan wanita pemberani kami setiap hari untuk melindungi orang-orang yang menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya.
Di sisi lain, Presiden Trump yang sempat memberikan keterangan di Gedung Putih menyatakan bahwa pelaku kemungkinan merupakan aktor tunggal.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
“Kesan saya, dia adalah pelaku tunggal yang tidak waras,” kata Trump, sembari menambahkan bahwa tidak ada indikasi ancaman sebelumnya sebelum acara berlangsung.
Setelah insiden, acara White House Correspondents’ Dinner resmi dihentikan dan dijadwalkan ulang dalam waktu 30 hari ke depan.
Sementara itu, Jaksa Amerika Serikat untuk Washington, Jeanine Pirro, menyatakan bahwa pelaku akan segera dihadapkan ke pengadilan federal dengan sejumlah dakwaan serius.
Pelaku menghadapi dua dakwaan utama, yakni penggunaan senjata api dalam kejahatan kekerasan serta penyerangan terhadap aparat federal menggunakan senjata berbahaya. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.
