Peran Disperinnaker dalam Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Salatiga

Susanto Adi Wibowo, S.T., M.T
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) Kota Salatiga (Foto: Derla Arfemintasya)
0 Komentar

Semua program diatas yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) diadakan secara terbuka, sehingga penyebaran informasi juga dilakukan seluas-luasnya dengan berbagai cara agar seluruh masyarakat Kota Salatiga yang sedang mencari kerja mengetahui dan diharapkan bisa serius untuk mengikuti program tersebut

“Kita berupaya untuk menyebarluaskan rencana kita mengadakan pelatihan itu seluas mungkin artinya kita juga pasang-pasang pamflet, juga di media-media online, kita pasang flyernya. Akhirnya misal untuk setiap pelatihan kita hanya bisa menampung sekelasnya itu 16 orang pendaftarnya itu bisa sampai 180 orang kalau tidak kita batasi, seleksinya juga kita akan repot akhirnya kita hentikan, dari administrasi ternyata yang lolos tarulah 100, 100 itu juga harus wawancara. Tingkat keseriusan itu kita tanyakan ke mereka, karena selama 16 hari tidak bisa putus latihan dengan suatu persyaratan yang ada. Kalau untuk penyebarluasan kita terbuka, seleksi juga dilakukan kepada teman-teman secara terbuka, kalau plus minusnya itu karena human error” ujar Adi kepada delik siang itu.

Para perusahaan sangat antusias ingin bekerja sama dengan pemerintah dan membuka lowongan pekerjaan di program tersebut, bahkan tidak hanya perusahaan saja melainkan para pencari kerja yang ada di Kota Salatiga juga sangat antusias mengikuti program tersebut seperti pernyataan dari Adi selaku Kepala Disperinnaker kepada delik

Baca Juga:Song Jae-rim Ditemukan Meninggal Penyebab Kematian Belum Terkonfirmasi, Ada 2 Lembar SuratPernah Ditolak Amerika Serikat, Kini Presiden Prabowo Subianto Menuju Washington

“Dalam setiap event rata-rata kita bisa melibatkan lebih dari 6.000 pencari kerja dan perusahaan yang terseleksi kita libatkan 60 perusahaan baik perusahaan dalam skala lokal maupun regional, artinya perusahaan-perusahaan seperti BCA, seperti bank mega itu juga ada buka stand disitu nyari pekerja, SCI sudah pasti tiap tahunnya ikut. Kemudian dari hasil kita lakukan event job fair tersebut kurang lebihnya setiap sekali pelaksanaan job fair itu ada 400 pencari kerja yang kemudian bisa tersalurkan, datanya dari laporan perusahaan-perusahaan yang kita ajak kerjasama”.

Dilihat dari banyaknya antusias dari pihak perusahaan dan para pencari kerja atas program yang diciptakan oleh pemerintah serta strategisnya Job Fair membuat Pemerintah Kota Salatiga memutar otak agar bagaimana caranya program ini bisa berjalan terus tanpa harus terbatas ruang dan waktu seperti apa yang disampaikan oleh Adi kepada delik pada siang itu

0 Komentar