Maka dari itu pemerintah mengadakan program pelatihan tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan life skill atau keterampilan para peserta agar bisa bersaing dengan para pencari kerja yang lainnya seperti apa yang diungkapkan oleh Adi selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kepada delik
“Pelatihan ini tujuannya untuk meningkatkan life skill atau keterampilan dari peserta pelatihan agar mereka nanti mempunyai daya kompetisi untuk bersaing di pasar kerja, sedangkan pelatihan yang dilaksanakan oleh disperinnaker adalah pelatihan berbasis kompetensi yaitu prelatihan yang didasarkan pada kebutuhan tenaga kerja di dunia industri maupun dunia usaha misalnya dunia industri butuh tenaga konveksi penjahit maka kita akan mengadakan pelatihan menjahit, kita adakan pelatihan tata rias misalnya baik tata rias wajah maupun tata rias pengantin dengan harapan begitu lulus bisa termanfaatkan, kalaupun tidak termanfaatkan oleh dunia usaha dan industri, mereka bisa berwirausaha”.
Pelatihan tersebut yang diadakan oleh pemerintah memiliki banyak tujuan dan manfaatnya seperti mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh para pencari kerja. Tidak hanya mengembangkan bakat yang sebelumnya sudah dimiliki oleh para pencari kerja, pemerintah juga menyediakan dan memberi kesempatan bagi masyarakat yang ingin mulai belajar dari awal untuk sebuah minat dan bakat.
Baca Juga:Song Jae-rim Ditemukan Meninggal Penyebab Kematian Belum Terkonfirmasi, Ada 2 Lembar SuratPernah Ditolak Amerika Serikat, Kini Presiden Prabowo Subianto Menuju Washington
Selain itu, pemerintah juga mengikuti perkembangan jaman seperti mengadakan pelatihan yang berbau kekinian “Kemudian untuk pelatihan-pelatihan yang mungkin lebih berbau kekinian kita juga lakukan, kita latih para pencari kerja untuk menjadi barista, kita bekerja sama dengan LPK Salib putih, kemudian juga kita adakan pelatihan digital marketing dalam artian ketika seorang itu tertarik dengan hal-hal yang sifatnya kekinian atau mengikuti kesukaan kita juga sediakan” ucap Adi kepada delik.
Pemerintah Kota Salatiga yaitu Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja sudah banyak mengadakan program pelatihan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalahan pengangguran ini.
Berdasarkan dari pernyataan Kepala Disperinnaker pada tahun 2023 pemerintah sudah mengadakan 24 paket latihan, tetapi karena adanya beberapa alasan pemerintah hanya mengadakan 12 paket pelatihan saja untuk tahun 2024 dimana dana untuk mengadakan pelatihan tersebut berasal dari berbagai sumber
