Dari seluruh upaya yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Salatiga yang berwewenang dalam hal ini yaitu Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga diharapkan agar pemerintah bisa menginovasi lagi upaya yang sudah dilakukan tersebut untuk menanggulangi sisa angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang masih ada di Kota Salatiga agar tercipta grafik yang signifikan di setiap tahun kedepannya dan membersihkan Kota Salatiga dari kata pengangguran.
Walaupun untuk kedepannya pemerintah hanya melakukan hal yang sama pada penurunan tingkat pengangguran di tahun sebelumnya seperti yang dinyatakan oleh Adi
“Kalau ada upaya lain itu termasuk dalam inovasi, sementara kita tetap melakukan hal-hal yang sifatnya reguler tapi dengan sasaran yang lebih tepat karena di tahun-tahun sebelumnya itu pelatihan ada beberapa yang orang yang merupakan pialang pelatihan artinya abis ikut pelatihan ini, ikut pelatihan lagi karena aplikasi yang bisa mensortir ini sudah pernah ikut pelatihan, sehingga jika mau ikut pelatihan lain harus ada jeda 2 tahun, ketika dia belum mendapatkan pekerjaan silahkan, karena jika ikut pelatihan kita ada uang sakunya, maka kita menghindari hal-hal seperti ini”
Baca Juga:Song Jae-rim Ditemukan Meninggal Penyebab Kematian Belum Terkonfirmasi, Ada 2 Lembar SuratPernah Ditolak Amerika Serikat, Kini Presiden Prabowo Subianto Menuju Washington
diharapkan pemerintah tidak akan berhenti, lebih cepat dan tanggap serta bisa berinovasi dalam mengadakan program yang sudah ada sebelumnya untuk meminimalisir dan menanggulangi angka tingkat pengangguran seperti pogram Aplikasi SIOLGA, Job Fair, dan Pelatihan untuk menangani penyakit yang pasti ada di setiap daerah dan setiap tahunnya yang dinamai dengan Pengangguran.
