NAMA musisi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton, mendadak menjadi sorotan publik Indonesia setelah pemerintah secara resmi menyatakan menolak memberikan izin masuk serta membatalkan rencana konsernya di Jakarta.
Penyanyi dan pemimpin pujian (worship leader) itu sedianya dijadwalkan tampil bersama grup musiknya, Israel & New Breed, dalam rangkaian tur bertajuk ’Til The Whole World Knows Tour 2026 di Jakarta pada 24 Oktober 2026 mendatang. Namun, gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat hingga ketegasan sikap pemerintah membuat rencana tersebut dipastikan batal.
Lantas, siapakah sosok Israel Houghton sebenarnya? Berikut adalah rekam jejak karier, pencapaian, hingga kontroversi yang melingkupinya:
Perjalanan Karier dan Prestasi di Industri Musik
Baca Juga:Moskow Bantah Keras Isu Wabah Pes Tewaskan Teknisi Lab Siberia, Amerika Serikat Ikut PantauTerungkap Gibran Hanya Serahkan Data Kehadiran dan Transkrip Nilai, Bukan Ijazah
Israel Houghton merupakan salah satu figur senior dan paling berpengaruh di kancah musik Kristen kontemporer (Contemporary Christian Music / CCM) serta musik gospel internasional. Karier profesionalnya bermula sejak akhir 1990-an (sekitar 1997), di mana ia mulai memadukan unsur musik gospel, worship, dengan berbagai genre modern lainnya melalui grup Israel & New Breed.
Konsistensi dan produktivitasnya di industri musik global diganjar dengan pengprestasian bergengsi. Berdasarkan catatan resmi Recording Academy (Grammy Awards), Israel Houghton telah mengoleksi 19 nominasi Grammy Awards dan sukses memenangkan 8 piala Grammy dari periode 2010 hingga 2026. Salah satu pencapaian terbarunya diraih pada ajang Grammy Awards 2026 melalui kategori Best Contemporary Christian Music Album lewat karyanya yang berjudul Coritos Vol. 1.
Kehidupan Pribadi
Di luar aktivitas bermusiknya, kehidupan pribadi Houghton kerap menjadi sorotan media AS. Setelah pernikahannya yang terdahulu dikaruniai empat orang anak, Houghton kemudian menikah dengan penyanyi sekaligus presenter televisi asal AS, Adrienne Bailon, pada tahun 2019 setelah sebelumnya bertunangan di Paris pada 2016. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai satu orang anak.
Kontroversi Sikap Politik dan Dukungan Terhadap Israel
Di balik kesuksesan musikalitasnya, sikap politik dan pernyataan publik Israel Houghton terkait konflik Timur Tengah menjadi pemicu utama penolakannya di Indonesia.
Sorotan bermula pada 8 Oktober 2023—sehari pasca-eskalasi besar di Jalur Gaza—di mana Houghton mengunggah pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia memanjatkan doa bagi perdamaian Yerusalem sekaligus menyatakan dukungan secara terbuka terhadap Israel, lengkap dengan sematan emoji bendera Israel dan simbol hati berwarna biru.
