Hubungan Trump-Media Memanas: CNN, MS NOW dan Politico Dilarang Liputan dari Gedung Putih

Unggahan Donald Trump di akun Truth Social @realDonaldTrump
Unggahan Donald Trump di akun Truth Social @realDonaldTrump
0 Komentar

HUBUNGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan media kembali memanas. Trump mengumumkan larangan bagi CNN, MS NOW, dan Politico untuk meliput dari Gedung Putih, dengan alasan ketiga media tersebut terus menyebarkan apa yang disebutnya sebagai berita palsu.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social pada Jumat 18 September 2026.

“Dengan bangga saya mengumumkan bahwa, berlaku segera, saya melarang media berita palsu CNN, MS NOW … dan Politico dari Gedung Putih sebagai akibat dari ‘pelaporan’ BERITA PALSU mereka yang terus-menerus,” tulis Trump.

“Media berita palsu lainnya akan menyusul,” lanjutnya.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Saat ditanya wartawan di Ruang Oval mengenai alasan keputusan tersebut, Trump mengatakan tidak ada satu pemberitaan atau insiden tertentu yang menjadi pemicu. Menurutnya, keputusan itu merupakan akumulasi pemberitaan selama beberapa tahun terakhir.

“Ini benar-benar hanya akumulasi berita selama beberapa tahun terakhir,” ujar Trump.

Trump juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak harus membiarkan media tersebut masuk ke Gedung Putih.

Meski Trump menyatakan larangan berlaku segera, cakupan dan penerapannya belum sepenuhnya jelas. Wartawan dari CNN, MS NOW, dan Politico bahkan masih terlihat bekerja di lingkungan Gedung Putih pada Jumat sore setelah pengumuman tersebut.

Langkah Trump berpotensi memicu tantangan hukum karena menyangkut perlindungan kebebasan berbicara dan kebebasan pers dalam Amandemen Pertama Konstitusi AS. Legalitasnya juga dapat bergantung pada cakupan larangan, terutama jika akses ke fasilitas atau kegiatan Gedung Putih yang secara umum tersedia bagi media ikut dibatasi.

CNN menolak langkah tersebut dan menegaskan akan tetap mendukung para jurnalisnya yang meliput Gedung Putih.

“Kami memiliki hak berdasarkan Konstitusi AS untuk melakukan peliputan tersebut tanpa hambatan atau campur tangan pemerintah,” kata CNN.

Baca Juga:Prabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat PenekanApa Maksud Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Nonaktif Ini Paparkan Harta Kekayaan di Persidangan?

Politico juga menyatakan akan tetap memberitakan Gedung Putih secara adil dan mempertahankan haknya berdasarkan Amandemen Pertama. Sementara MS NOW memilih tidak memberikan komentar.

Trump kemudian memberi sinyal bahwa media lain juga dapat terkena kebijakan serupa. Ketika ditanya mengenai pernyataannya bahwa media lain akan menyusul, ia menyebut The New York Times dan The Washington Post sebagai media yang menurutnya juga menyebarkan berita palsu.

0 Komentar