Puspom TNI AU Tegaskan Kematian Serda Ahmad Muzammil Bukan karena Salah Beli Mi, 4 Senior Ditetapkan Tersangka

Komandan Puspomau Marsekal Muda TNI Daan Sulfi jumpa pers terkait penganiayaan Serda Ahmad
Komandan Puspomau Marsekal Muda TNI Daan Sulfi jumpa pers terkait penganiayaan Serda Ahmad
0 Komentar

Pukulan itu membuat Serda Ahmad terjatuh dan pingsan. Melihat hal tersebut, keempat tersangka berupaya menyadarkan Serda Ahmad dengan mengusapkan minyak angin hingga balsem.

“Ditambahkannyalah oleh dia itu, bahwa ya konsekuensinya kalau misalkan jadi senior ya harus bertanggung jawab. Ini adalah peringatan dari saya sebesar agar ingat, begitu kan. Tapi peringatan itu malah dilakukan penganiayaan. Pukulan pertama, kemudian pukulan kedua, ketiganya mungkin lebih keras lagi dan dia mengakibatkan si korban ini terjatuh,” ucap Daan Sulfi.

“Lalu Serda JM bersama Serda MTS, Serda MAD, dan Serda AH karena ini satu leting berusaha menyadarkan korban dengan memberikan minyak angin ataupun balsem dengan diusapkan pada bagian hidung, dan membasuhi air di bagian muka serta badan korban,” imbuhnya.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Karena tak sadarkan diri, korban dibawa ke IGD untuk diberi pertolongan. Sampai dilakukan penanganan, Serda Ahmad dinyatakan meninggal dunia.

“Karena korban tetap tidak sadarkan diri, karena panik, kemudian pada pukul 23.35, korban dibawa oleh pelaku dengan menggunakan mobil dinas ke IGD Rumah Sakit dr. Esnawan Antariksa ataupun Rumah Sakit Haji di Pondok Gede, Jakarta Timur, karena memang paling dekat posisinya di sana lewat belakang. Sekitar pukul 23.45, setelah dilakukan penanganan oleh pihak IGD, korban atas nama Serda Ahmad Muzamil Fahriza dinyatakan meninggal dunia,” kata Daan Sulfi.

0 Komentar