Wamenhub Sebut Nahkoda KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Ditemukan Selamat

Nahkoda KM Virgo Transport 8 selamat setelah kapal terbalik di Laut Jawa, kini jalani pemeriksaan. (ANTARA FOT
Nahkoda KM Virgo Transport 8 selamat setelah kapal terbalik di Laut Jawa, kini jalani pemeriksaan. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
0 Komentar

WAKIL Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menyebut nahkoda KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa ditemukan dalam kondisi selamat.

Nahkoda kapal tersebut merupakan salah satu dari total 114 orang yang telah berhasil dievakuasi hingga saat ini. Di mana dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan enam lainnya meninggal dunia.

Suntana menyebut nahkoda KM Virgo Transport 8 tersebut saat ini juga tengah menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait insiden nahas itu.

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

“Untuk nakhoda selamat dan sedang dilakukan pemeriksaan,” kata Suntana dalam konferensi pers, Selasa (15/9).

Kendati demikian, Suntana tidak menjelaskan lebih lanjut ihwal pemeriksaan terhadap nahkoda kapal tersebut.

Di sisi lain, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) atau alat pemancar radio darurat di laut dari KM Virgo Transport 8 juga dalam kondisi aktif.

“Jadi transmitter dari emergency kapal itu saya pastikan aktif. Jadi kapal itu, kalau misalkan di pesawat itu ada ELT, kemudian kalau kapal itu EPIRB, kemudian kalau misalkan personal itu namanya PLB. Jadi saya pastikan EPIRB dari kapal itu aktif, dan ini dimonitor, baik itu Australi, Singapura, maupun MEOLUT atau LEOLUT yang ada di Basarnas,” tutur dia.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). KM Virgo disebut membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal hingga kru.

Hingga Senin (14/9) kemarin, dari 243 orang yang ada di kapal tersebut, sebanyak 114 di antaranya telah berhasil ditemukan dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

0 Komentar