MANAJEMEN KMP Virgo Transport 8 menjelaskan penyebab kapal terbalik di perairan Laut Jawa saat membawa 243 orang menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Hal itu disampaikan oleh General Manager PT Virgo Karya Shipping, Yoel Rihi.
Yoel mengungkapkan bahwa dugaan sementara mengapa kapal tersebut terbalik adalah karena gelombang laut akibat cuaca buruk.
“Kalau untuk dugaan awal ini, ini masih dugaan awal. ini tuh karena cuaca buruk, gelombang,” kata Yoel wartawan di Kantor Virgo Karya Shipping (VKS) di Jalan Perak Barat 215 A, Surabaya, Senin (14/9/2026).
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
Yoel menceritakan, pada Minggu (13/9) dini hari ia sempat mendapat laporan terjadinya cuaca buruk yang menyebabkan gelombang laut meninggi.
“Sesuai dengan laporan dari Basarnas juga, memang posisi gelombang itu sekitar 1,5 sampai 2,5 meter. Itu kondisi moderate sea,” ujarnya.
“Memang sesuai, pas dicek cross-check pun memang segitu kondisinya. Memang dugaan pertama ini gara-gara gelombang itu aja, cuaca buruk,” tegasnya.
Mengenai masuknya air ke dalam kapal, Yoel belum bisa memastikan hal tersebut. Dia masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Yoel juga memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran kapal sebagai salah satu penyebab KM Virgo terbalik. “Enggak ada,” katanya.
Dia juga memastikan bahwa kondisi fisik kapal Virgo Transport dalam keadaan layak berlayar. Termasuk surat-surat, baik SPB hingga kelaiklautan kapal.
“Informasi docking, terakhir itu kita lakukan di bulan Februari tahun ini, 2026. Full. Pasti harus. Karena biar memenuhi standar yang ditetapkan,” pungkasnya.
