23 Korban Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Perairan Jawa: Warga Garut sebagai Kru Kapal

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, prihatin dan belasungkawa saat mengunjungi keluarga korban musibah tenggelam
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, prihatin dan belasungkawa saat mengunjungi keluarga korban musibah tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di halaman Masjid Al-Hasbi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.(Dok Pemkab Garut)
0 Komentar

SEBANYAK 23 warga Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menjadi korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di perairan Jawa, Kalimantan Selatan. Sebagian besar korban diketahui bekerja sebagai kru kapal dengan berbagai profesi.

Keterangan tersebut disampaikan kerabat korban, Agus Miqdar, 34. Ia mengatakan, para korban berasal dari satu kampung dan sebagian di antaranya memiliki hubungan keluarga. Mereka bekerja di kapal dengan beragam tugas, mulai dari karyawan kantin hingga petugas kebersihan kapal.

“Seluruh korban semuanya tercatat 23 orang merupakan satu kampung dan mereka ada yang memiliki ikatan saudara. Namun, dari mereka bekerja di kapal dengan berbagai profesi sebagai karyawan kantin, petugas kebersihan kapal, hampir semuanya dari kampung saya hingga korban ada ikatan saudara dan mereka sebagai kru kapal,” paparnya, Senin (14/9).

Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah

Menurut Agus, sebagian warga sudah cukup lama bekerja di kapal tersebut. Sedangkan sebagian lainnya merupakan karyawan yang baru ikut berlayar dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Seluruh korban semunya tercatat 23 orang merupakan satu kampung dan mereka ada yang memiliki ikatan saudara. Namun, dari mereka bekerja di kapal dengan berbagai profesi sebagai karyawan kantin, petugas kebersihan kapal. Hampir semuanya dari kampung saya hingga korban ada ikatan saudara dan mereka sebagai kru kapal,” paparnya.

Kabar kecelakaan kapal tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Kampung Panyingkiran.

“Kami prihatin dan turut berduka cita atas kecelakaan terbalik hingga tenggelamnya kapal Virgo transport 8 kepada 23 korban warga Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, berdasarkan data dari Dinas Sosial,” ujar Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.

Abdusy mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen mendampingi keluarga korban. Pemkab Garut juga akan mengupayakan pemulangan jenazah ke Kabupaten Garut serta berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan instansi terkait.

Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, dari 23 warga Garut yang menjadi korban, sebagian telah ditemukan. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya masih dalam pencarian.

0 Komentar