BASARNAS melaporkan data sementara enam korban meninggal dunia dari 103 orang yang telah dievakuasi dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal nahas tersebut membawa 243 penumpang dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Seturut Antara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, di Banjarmasin, Minggu, mengatakan enam korban meninggal dunia tersebut dievakuasi oleh Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP. Sementara itu, seluruh korban yang dievakuasi MV Haida dilaporkan selamat.
TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sedangkan TB TCP mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan 5 orang meninggal dunia dari lokasi kejadian.
Baca Juga:Dokumen Rahasia Pembunuhan JFK: Misteri Lama, Operasi CIA, hingga Terselipnya Nama IndonesiaIdentitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan Pemerintah
Selain itu, MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruh korban tersebut dinyatakan selamat. Total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 103 orang dengan 97 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia.
Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026). Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan melalui pengerahan unsur udara serta kapal SAR gabungan.
Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX, termasuk 1 korban meninggal dunia, akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal tersebut, sedangkan 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Operasi SAR gabungan melalui unsur laut dan udara masih terus dilanjutkan untuk menyisir lokasi kejadian serta mencari korban lainnya. Pasalnya, dari total 243 orang yang berada di Kapal Virgo Transport 8, masih terdapat 140 orang yang belum masuk dalam daftar korban yang telah dievakuasi.
