Ulah Trump Kembali Bikin Geger! Pamer Peta Baru AS Caplok Meksiko hingga Greenland

Postingan Trump yang menampilkan bendera AS menyelimuti wilayah Kanada hingga Greenland. (Truth Social/@realDo
Postingan Trump yang menampilkan bendera AS menyelimuti wilayah Kanada hingga Greenland. (Truth Social/@realDonaldTrump)
0 Komentar

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melakukan tindakan nyeleneh. Trump mengunggah gambar sebuah peta menampilkan bendera AS yang menutupi sebagian besar wilayah Amerika Utara, termasuk Kanada, hingga menutupi wilayah Meksiko hingga Greenland dan Islandia.

Unggahan itu menuai sorotan publik internasional. Gambar tersebut dianggap merupakan wujud ambisi Trump dalam mengambil alih wilayah di luar perbatasan AS.

Postingan Trump tersebut, seperti dilansir The Hill dan Anadolu Agency, Selasa (8/9/2026), menampilkan peta dengan motif bendera Amerika yang menyelimuti seluruh wilayah AS, Kanada, Meksiko, dan sebagian Amerika Tengah, serta Greenland, Islandia, dan pulau-pulau di Karibia seperti Kuba dan Jamaika.

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Peta itu diunggah Trump via akun media sosial Truth Social miliknya pada Senin (7/9) waktu setempat. Dia hanya memposting gambar, tanpa pernyataan atau penjelasan apa pun.

Namun postingan tersebut diunggah Trump setelah beberapa waktu terakhir mencetuskan gagasan untuk mengganti nama sejumlah area atau lokasi. Baru-baru ini, Trump mempromosikan usulan untuk mengubah nama negara bagian New Mexico, yang ada di AS, menjadi “New America”. Trump memposting gambar yang memperlihatkan kata “Mexico” dicoret dan diganti dengan “America”.

Sebelum itu, Trump juga mendorong perubahan nama “Teluk Meksiko” menjadi “Teluk Amerika”, yang menuai penolakan keras dari pemerintah Meksiko.

Beberapa saat lalu, Trump bahkan menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama “Danau Ontario”, yang terletak di perbatasan AS dan Kanada, menjadi “Danau Amerika”. Hal ini dilakukan saat Washington dan Ottawa terlibat perang dagang yang sengit.

Tidak hanya itu saja, Trump juga sebelumnya pernah berupaya mengambil alih Kanada dan Greenland, serta Terusan Panama. Dalam peta yang diunggah pada Senin (7/9), Trump tidak menyertakan pengumuman apa pun mengenai klaim wilayah resmi AS atas Meksiko.

Kecaman Keras Presiden Meksiko

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dalam tanggapannya, menegaskan bahwa Meksiko tidak akan menjadi “koloni atau wilayah protektorat” negara lainnya.

“Di bulan peringatan tanah air kita ini, kami menegaskan kembali bahwa Meksiko bukan dan tidak akan menjadi koloni atau wilayah protektorat negara asing mana pun. Dengan bangga, kami adalah negara yang bebas, merdeka, dan berdaulat,” tegasnya dalam pernyataan via media sosial X.

0 Komentar